Rabu, 29 April 2026 WIB

Miris, Akses Pesantren Ditutup Pagar Beton oleh Perumahan, Santri Harus Lompat Tembok

Harijal - Sabtu, 14 Agustus 2021 22:00 WIB
Miris, Akses Pesantren Ditutup Pagar Beton oleh Perumahan, Santri Harus Lompat Tembok
Santri harus lompat pagar saat masuk ke pesantren (Foto: Ist)

LAMPUNG - Sebuah pesantren di Tanggamus, Lampung menyita perhatian usai mengaku tak diberi akses jalan oleh perumahan setempat.

Dalam video yang beredar, para santri harus melompati tembok untuk masuk sekolah. Padahal, usia mereka masih tergolong anak-anak.

Pesantren Darul Ulum, yang beralamat di Margoyoso, Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung itu meminta kebijaksanaan pemerintah setempat untuk diberikan akses jalan.

Baca Juga:

Perwakilan pesantren mengaku tidak diberi akses jalan oleh pihak perumahan walau hanya jalan setapak. "Kami sudah bersedia mengalah membeli 1 rumah untuk digusur dan dibuat jalan tetapi tetap tidak diberi izin dengan alasan pagar bukan milik pemilik rumah," jelas perwakilan pesantren yang tidak disebutkan namanya itu.

"Kini kami sudah memiliki 20 santri, dengan pencapaian siswa yang sudah hapal 18 sampai 20 juz, bahkan ada beberapa, mohon kebijaksanaan pemangku kebijakan untuk solusi dari permasalahan ini," ungkapnya.

Baca Juga:

Dari video yang beredar, pagar beton itu tampak mengeliling pesantren, tak ada jalan masuk ataupun keluar. Alhasil para santri dan ustadz yang berada di sana harus melompati tembok untuk bisa menimba ilmu.

Dilansir dari Okezone hingga kini masih berupaya meminta tanggapan dari pihak terkait kasus ini.

 

SHARE:
beritaTerkait
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
komentar
beritaTerbaru