Rabu, 29 April 2026 WIB

Cegah Abrasi, Gubernur Riau Tanam Bakau di Pulau Bengkalis

Harijal - Selasa, 07 September 2021 08:48 WIB
Cegah Abrasi, Gubernur Riau Tanam Bakau di Pulau Bengkalis
Gubernur Riau H Syamsuar mengenakan kemeja hijau, melakukan penanaman bakau secara simbolis di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

BENGKALIS - Gubernur Riau, H Syamsuar melakukan penanaman simbolis 80.000  batang bakau di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau. 

Puluhan ribu bakau itu, ditanam di atas lahan 20 hektar. Penanaman ini merupakan kerjasama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) provinsi Riau melalui KPH Bengkalis Pulau dengan Kelompok Masyarakat Konservasi Lingkungan Pesisir.

"Program ini merupakan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui padat karya percepatan rehabilitasi mangrove atas dukungan BRGM [Badan Restorasi Gambut] dan BPDAS [Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai]," kata Gubernur Riau, Senin (6/9/2021) usai penanaman bakau. 

Baca Juga:

Gubernur menuturkan, kegiatan ini sebagai upaya menanggulangi dan mencegah abrasi untuk menyelamatkan bibir pantai di Pulau Bengkalis, khususnya di Kecamatan Bantan.

Baca Juga:

Saat ini masyarakat pesisir di Provinsi Riau terutama yang berhadapan Selat Malaka, menghadapi ancamanan abrasi. Setiap tahun, lahan perkebunan dan tempat terus berkurang, tergerus oleh hantaman gelombang air laut. Dampak abrasi ini sangat merugikan masyarakat, baik dari aspek ekonomi, sosial kemasyarakatan bahkan menyangkut kedaulatan negara. 

"Pemerintah Provinsi Riau mendukung dan memberikan apresiasi atas kerja keras masyarakat yang terus menjaga pantai agar tidak terjadi abrasi yang lebih parah lagi," kata Syamsuar. 

Kepala Desa Mentayan, Jalaluddin menuturkan, bahwa abrasi telah melanda sejumlah rumah, perkebunan, dan perkuburan warga. Ia berharap hasil penanaman bakau ini nantinya bisa menekan laju abrasi. 

"Sebelumnya pernah juga ditanam mangrove api-api. Hasilnya sudah nampak, bisa menanggulangi abrasi. Tapi tingkat kemaksimalannya memang masih belum sesuai harapan," ujar Jalaluddin. 

"Namun, dengan adanya kegiatan padat karya ini Alhamdulillah bisa membantu masyarakat. Apalagi kondisi pandemi saat ini. Mewakili warga desa, saya ucapkan terimakasih untuk Gubernur Riau yang telah datang ke desa kami," ujarnya lagi. 

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi Riau, Mamun Murod menjelaskan, pelaksanaan rehabilitasi mangrove di Bengkalis juga dilaksanakan pihaknya di sejumlah desa. 

"Pelaksanaan rehabilitasi mangrove di Bengkalis juga dilakukan di beberapa desa lain, diantaranya di Desa Kembung Luar, Desa Teluk Lancar, Desa Teluk Pambang dengan luasan mencapai sekitar 40 hektar, dengan total bibit yang akan di tanam sekitar 160.000 bibit mangrove," tandasnya. 

Turut hadir pada kegiatan penanaman bakau itu, Bupati Bengkalis Kasmarni serta wakilnya Bagus Santoso. Kemudian, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kota Dumai, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Riau, dan Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Riau. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
komentar
beritaTerbaru