Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Dua Pelamar CPNS Pemprov Riau Ujian SKD Dari Brunei Darussalam

Harijal - Selasa, 07 September 2021 16:26 WIB
Dua Pelamar CPNS Pemprov Riau Ujian SKD Dari Brunei Darussalam
Kepala BKD

PEKANBARU - Dari ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tahun ini, terdapat dua pelamar yang akan mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dari Brunei Darussalam.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan dua pelamar CPNS tersebut merupakan warga negara Indonesia yang saat ini sedang menetap di Brunei Darussalam. Keduanya juga masih berstatus warga negara Indonesia (WNI) sehingga masih diizinkan untuk mendaftar.


"Keduanya memang WNI, dan saat mendaftar posisinya sedang berada di Brunei Darussalam. Hal tersebut diizinkan karena pendaftaran CPNS di Pemprov Riau terbuka untuk seluruh WNI asalkan memenuhi syarat," kata Ikhwan, Selasa (7/9/2021)

Baca Juga:


Dijelaskan Ikhwan, karena saat ini keduanya masih berada di Brunei Darussalam, maka kedua pelamar tersebut diperbolehkan untuk mengikuti ujian SKD dari Brunei Darussalam.

"Karena ujian SKD CPNS ini menggunakan sistem online yakni Computer Asisted Test (CAT), maka ujian bisa dilaksanakan di tempat-tempat yang sudah ditunjuk tanpa harus datang ke daerah yang dilamar," ujarnya.

Baca Juga:


Dijelaskan Ikhwan, untuk ujian SKD CPNS dilingkungan Pemprov Riau akan mulai dilaksanakan pada 5 Oktober mendatang. 

"Namun kalau untuk jadwal ujian SKD dua WNI yang ada di Brunei Darussalam tersebut belum ditentukan, nantinya pihak BKN yang akan menentukan jadwalnya," katanya. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan
Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah
komentar
beritaTerbaru