Minggu, 20 September 2026 WIB

Ngeri! Angkutan Tanah Urug Kembali Bikin Jalan Lintas di Rohil Kembali Berlumpur dan Licin

Redaksi - Kamis, 06 Juni 2024 19:53 WIB
Ngeri! Angkutan Tanah Urug Kembali Bikin Jalan Lintas di Rohil Kembali Berlumpur dan Licin
Jon
ROHIL - Jalan Lintas Nasional penghubung Provinsi Riau-Sumatera Utara (Sumut) tepatnya di Balam KM 12-17 Kepenghuluan Bangko Bakti ditutupi lumpur sepanjang 5 kilometer. Kondisi ini membahayakan pengendara karena rawan lakalantas.

Dari pantauan awak media di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya dari Balam Kepenghuluan Bangko Bakti Kecamatan Bangkopusako Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (6/6/2024) sekitar pukul 13.30 WIB, telihat ruas jalan dipenuhi lumpur tanah kuning (tanah urug) atau tanah timbunan yang berceceran di jalan.

Para pengendara motor dan mobil yang melintas pun memperlambat laju kendaraannya.

Baca Juga:

"Kita harus ektra hati-hati melintasinya bang. Jalan licin, kemarin seorang pengendara udah jadi korban laka tunggal tergelincir akibat jalan licin berlumpur ini. Kondisinya memang rawan lakalantas," kata Sakban, warga Bangko Bakti Kamis (6/6/2024).

Dirinya berharap pemerintah segera memperhatikan persoalan ini. Jangan sampai warga masyarakat menjadi korban akibat tanah timbun yang berserakan di Jalan Lintas Riau-Sumut itu.

Baca Juga:

Tanah timbun yang berserakan ini kata Sakban lagi akibat muatan dari truk yang mengangkut tanah timbun atau tanah urug ke lokasi well, untuk pembuatan tapak baru well milik Pertamina Hulu Rokan (PHR).

"Salah satunya akibat truk pengangkut tanah urug di wilayah kerja well di Kecamatan Bangkopusako. Ditambah lagi tidak adanya pembersihan Roda kendaraan tersebut, tanah yang lengket di roda ikut menempel di aspal jalan. Kita berharap pemerintah segera selesaikan persoalan ini." pungkas Sakban.

Hal senada juga dikatakan Isab. Jalan lintas Riau-Sumut ini jika habis hujan pasti berlumpur. Pasalnya, kendaran berat dari PHR maupun kontraktor PHR yang keluar masuk dari well atau pengambilan tanah urug yang ada di wilayah Bangko Bakti ini, wilayah atau daerahnya rata-rata masih tanah kuning.

"Tentu setiap kendaraan yang hilir mudik keluar masuk di daerah pengambilan tanah urug tanah kuning, terlebih saat musim hujan akan berlumpur. Inilah nasib yang diterima warga Bangko Bakti. Jika hujan berlumpur, Jika kemarau berdebu," tandas Isab.(Jon)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Disebut Lecehkan Tatanan Hukum Indonesia, Tangkap Mr. Ching, Mafia Tanah Asal Malaysia!
Tidak Ada Izin, Tim Gabungan Amankan Tiga Unit Angkutan Sampah di Pekanbaru
Gerakan Cinta Alam Lewat Green Policing, Kapolres Kampar Jadi Pembina Upacara di UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa
Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
komentar
beritaTerbaru
PSPS Tekuk Persiraja 2-1

PSPS Tekuk Persiraja 2-1

kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru mencatat kemenangan 21 atas tim tamu Persiraja pada pertandingan Pegadaian Championship 2026/202

Sport