Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
Di lokasi, tim WRU BBKSDA Riau telah melakukan koordinasi dengan para pihak di tingkat tapak, baik denagn BPBD, Pemdes setempat serta TNI/Polri di desa. Tim BBKSDA Riau juga memasang camera trap untuk memantau pergerakan satwa dilindungi itu.
Kepala BBKSDA Riau, genman Hasibuan, S. Hut, MM menjelaskan, laporan Tim BBKSDA Riau Resor Siak, lokasi kejadian di Kampung Mengkapan tersebut merupakan APL yang berada pada sempadan dengan Sungai Rawa. Wilayah ini bagian dari daerah jelajah dan kantong Harimau Sumatera Semenanjung Kampar.
Baca Juga:
"Kita melakukan patroli gabungan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Juga melakukan edukasi terhadap interaksi negatif dengan satwa liar, khususnya harimau sumatera," terang Genman Hasibuan.
Tim BBKSDA Riau juga sudah menjenguk korban di kediamannya Desa Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit.
Baca Juga:

Dari keterangan korban Jon Hendri (40), saat itu dirinya bersama dua rekannya sedang bekerja menebang pohon mahang. Sekitar pukul 12.00 WIB mereka beristirahat, korban Jon Hendri duduk sendiri berjarak dari kedua rekannya.
Saat sedang beristirahat itulah si raja hutan menerkam. Dua rekan korban yang mendengar teriakan minta tolong langsung mendatangi korban.
Akibat terkaman harimau, Jon Hendri mendapat luka serius di bagian kepala. Rekan korban langsung memberikan pertolongan. Korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan medis.
Pihak BBKSDA Riau mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bertindak anarkis terhadap satwa liar yang dilindungi. Masyarakat yang berada di sekitar habitat Harimau Sumatera agar bisa beradaptasi dengan keberadaan harimau tersebut.
"Hindari aktivitas di hutan sendiri di malam harimdi mana waktu ity merupakan waktu aktif harimau sumatera," ujar Genman Hasibuan.
Selain itu, masyarakat juga tidak melakukan perburuan terhadap satwa mangsa yang menjadi makanan harimau sumatera.
"Semoga ke depannya tidak terjadi lagi interaksi negatif antara manusia dengan satwa liar," tutup Kepala BBKSDA Riau ini.(Andi)
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan menangkap seorang pria berinisial DK (35) lantaran diduga menggelapkan uang tunai se
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperluas jaringan bisnis di Sumatera, PT Mitra Kencana Nusantar
Ekbis
kabarmelayu.com,INHU Penanganan laporan dugaan pembobolan kamar di wilayah hukum Polsek Batang Gansal, Polres Indragiri Hulu (Inhu), menua
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, hingga saat ini tercatat me
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan