Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB

Main HP Sambil Dicas, Siswa SMP di Bengkalis Tewas Terbakar

Redaksi - Senin, 03 Maret 2025 19:22 WIB
Main HP Sambil Dicas, Siswa SMP di Bengkalis Tewas Terbakar
Petugas mengevakuasi jasad korban.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comBENGKALIS - Peristiwa kebakaran tragis menghanguskan sebuah rumah yang juga warung di Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Simpang Intan, Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Ahad (2/3/2025). Penyebabnya percikan api dari HP yang sedang dicas.

Dalam peristiwa itu, Yoga (14) seorang siswa SMP tewas terbakar.

Kejadian bermula sekitar pukul 17.40 WIB. Saat itu, di rumah semi permanen tersebut korban Yoga sedang bermain HP yang tengah dicas di tempat tidur. Di bawahnya terdapat satu jerigen bensin yang akan dijual eceran.

Percikan api yang timbul dari HP yang sedang dicas dengan cepat membesar.

Baca Juga:

Siti Naisa, ibu korban yang saat itu tengah ngobrol dengan warga, Listiani Simamora, mendengar ledakan dan teriakan korban.

"Siti Naisa berusaha menyelamatkan anaknya, namun tak berhasil karena api yang sudah membesar. Siti mengalami luka bakar pada tangan dan wajahnya," kata Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan Senin (3/3/2025).

Baca Juga:

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api terus membesar karena bangunan rumah yang mudah terbakar.

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Pinggir tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan berhasil memadamkan api l.

"Rumah semi permanen berukuran 5x8 meter tersebut, yang terbuat dari dinding bata dan papan, dikontrak oleh Siti Naisa (54) untuk dijadikan warung makan dan tempat penjualan bensin eceran. Rumah tersebut dihuni oleh Siti Naisa dan kedua anak kembarnya, Yoga dan Yogi (14)," ujar Kapolres.

Menurut keterangan saksi, termasuk ibu korban, Siti Naisa, api diduga berasal dari percikan arus listrik saat korban sedang bermain ponsel yang terhubung ke pengisi daya.

Usai api padam, Polsek Pinggir, yang dipimpin oleh Pawas Iptu Yarman melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kejadian ini," jelas Budi.

Diketahui, korban Yoga memiliki saudara kembar, namun saudaranya kembarnya Yogi tidak berada di rumah saat kejadian.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hingga Oktober 2026, DPKP Pekanbaru Catat 166 Bangunan Terbakar dan 28 Kasus Karhutla
Ditinggal Pergi Wisuda, Rumah Warga Munsalo Kopah Hangus Terbakar
Fahriansyah, ASN Pekanbaru yang Dipercaya Melatih Petugas Pemadam Kebakaran Berbagai Provinsi
Kebakaran Hanguskan 12 Rumah di Pekanbaru
Kebakaran di  Rambah Rohul Malam Tadi, Satu Meninggal Dunia ,3 Luka-luka
Wawako Markarius Serahkan Bantuan Untuk 7 Korban Kebakaran di Rumbai
komentar
beritaTerbaru