Kebebasan Pers Terancam, PPWI Soroti Sikap Reaktif Oknum LMPI dalam Skandal SMPN 2 Sindangagung
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus intimidasi terhadap wartawan pasca terbitnya pemberitaan terkait dugaan markup pengadaan soal Penilaian S
Peristiwa
Penyebab tenggelamnya rakit tersebut diduga karena kelebihan muatan.
Peristiwa ini terjadi di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu sekitar pukul 10.30 WIB. Beruntung saat itu jarak rakit ke tepo sungai sudah dekat, pqra pekerja rakit pun bereaksi dengan cepat, hingga tak ada korban dan kerugian materi pun tak besar.
Baca Juga:
Kapolsek Ujung Batu, Kompol Jusup Purba memimpin langsung pemeriksaan setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.00 WIB. Pihaknya menerjunkan tim untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kondisi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.
Rakit yang dioperasikan oleh lima pekerja ini mengangkut 18 orang penumpang dan 9 unit sepeda motor dari tepian Desa Sukadamai menuju Desa Pematang Tebih.
Baca Juga:
"Menurut keterangan seorang pekerja rakit, kapasitas maksimal yang disepakati adalah 10 orang penumpang dan 7 unit sepeda motor. Ini berarti, pada saat kejadian, rakit tersebut membawa muatan yang jauh melampaui batas aman," kata Jusup.
Saat rakit hampir mencapai tujuannya, hanya berjarak sekitar satu meter dari tepi sungai, bencana terjadi. Rakit tiba-tiba kemasukan air, lalu tenggelam dengan kedalaman sekitar satu meter. Momen kritis ini segera ditanggapi oleh para pekerja.
Dengan sigap, mereka membantu menurunkan seluruh penumpang dan kendaraan sebelum rakit benar-benar tenggelam sepenuhnya.
"Begitu rakit kemasukan air, para penumpang dan kendaraan langsung diturunkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Jusup.
Polsek Ujung Batu telah mengambil langkah-langkah awal penanganan. Tim sudah mendatangi TKP, mencatat keterangan dari dua saksi mata berinisial MT (20) dan R (20), mengamankan lokasi, serta membawa pemilik dan kelima pekerja rakit ke Mapolsek.
Tindakan ini dilakukan untuk mendalami lebih jauh detail kejadian.
Jusup menyatakan bahwa sementara ini, dugaan awal memang karena kelebihan muatan. Namun, penyelidikan tidak berhenti di situ.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti ada atau tidaknya unsur kelalaian yang dilakukan oleh para pengelola rakit sehingga mengakibatkan pelanggaran batas muatan yang sudah ditetapkan di Desa Sukadamai.
"Insiden ini menjadi peringatan keras bagi seluruh operator rakit penyeberangan di Sungai Rokan mengenai pentingnya menaati batas kapasitas demi keselamatan penumpang. Meskipun kali ini tidak ada korban, potensi bahaya dari mengabaikan standar keamanan adalah risiko yang tidak bisa ditoleransi," pungkas Jusup.
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus intimidasi terhadap wartawan pasca terbitnya pemberitaan terkait dugaan markup pengadaan soal Penilaian S
Peristiwa
Hadapi Risiko Pekerjaan Tergeser AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja
Pemerintahan
Polri Hadir di Tengah Petani, Polsek Kandis Pantau Jagung Tumpang Sari Kelompok Tani Ayu Makmur
Lingkungan
Polda Riau Gagalkan Peredaran 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate Senilai Rp9,8 Miliar
Hukrim
Bhabinkamtibmas Sukaramai Monitoring Ketersediaan Ayam Potong di Pasar Agus Salim
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bertemu dengan para pengurus dan badan pengelola masjid paripurna di Kota Peka
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat memang bertujuan mulia, yakni meningkatkan kualit
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sengketa informasi publik antara Dinas Pendidikan Provinsi Riau sebagai termohon dan Zonny Hundri sebagai pemoho
Pemerintahan
kabarmelayu.com, PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho terus memperkuat peran tenaga Operasional dan Pemeliharaan (OP) di tingkat ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 6,94 kilogram sabu dan 969 cartridge e
Hukrim