Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
Saat pertemuan dengan orang tua korban, Deswita, sang ibu menuturkan, bagaimana anaknya bercerita mendapat perlakuan kekerasan dari teman sekolahnya.
Bermula pada Kamis, 13 November 2025, MA menangis dan menyampaikan bahwa ia tidak mau lagi bersekolah. Kemudian pada Jumat siang keesokan harinya, korban pun lumpuh.
Baca Juga:
Saat itu MA bercerita bahwa kepalanya ditendang pelaku berinisial FT ketika belajar kelompok. Aksi FT ini disaksikan oleh AK, teman korban. Saat itu AK juga melaporkan peristiwa tersebut kepada wali kelas, namun tak ada renpons tanggap.
Dalam keadaan lumpuh, orang tua korban sempat membawanya ke pengobatan alternatif.Namun mereka disarankan untuk menjalani pengobatan medis.
Baca Juga:
Orang tua pun selanjutnya membawa MA ke Puskesmas. Namun karena Sabtu itu Puskesmas tutup, MA terpaksa dirawat di rumah. Selama itu, beberapa kali pula MA berkali-kali mengadu, kepalanya ditendang.
"Ahad, pukul 02.00 WIB, akhirnya anak saya meninggal dunia," tutur Deswita.
Ternyata perundungan yang diterima MA di sekolah tak hanya sekali ini. Sebelumnya, pada pertengahan Oktober 2025, korban juga sering dibuly oleh murid lain berinisial SM. Saat itu dada korban sering dipukul oleh SM, akibatnya korban menderita sakit dan harus dirawat selama seminggu di RS PMC Pekanbaru.
"Kemudian orang tua pelaku dan saya orang tua korban dipanggil dan didamaikan oleh pihak sekolah, walaupun terhadap perdamaian itu sesungguhnya saya tidak ikhlas. Orang tua pelaku tidak pernah melihat kondisi anak saya yang dirawat," jelas Deswita.
Sedihnya, sebelum meninggal, korban menyampaikan pesan kepada Ibunya untuk dimandikan dan digelarkan tikar karena nanti rumahnya akan ramai.
Tepat pada hari Ahad pukul 02.00 WIB korban pun menghembuskan nafas terakhir di saat keluarganya tertidur.
Bocah MA dikenal sebagai pribadi yang baik dan rajin sholat jamaah di Masjid dekat rumahnya, Perumahan Kasadaran Indah Blok A-10 J. Beberapa jamaah bahkan menyebut korban sebagai anak masjid, sehingga kepergian korban tidak hanya meninggalkan kesedihan, keluarganya akan tetapi kesedihan jamaah masjid dan warga lainnya.
Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru melakukan penyelidikan terkait dugaan bulying yang menimpa bocah MA, murid Kelas VI salah satu SD di Pekanbaru hingga meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim dari Unit PPA untuk menangani kasus tersebut, Senin (24/11/2025).
"Hari ini kita sudah menurunkan tim Unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru bersama Korseling serta menggandeng KPAI," kata Kompol Bery,
Proses penyelidikan dalam kasus ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan sesuai prosedur perlindungan anak.
Kompol Bery memastikan penyidik akan menangani perkara ini secara profesional.
"Perkembangan penyelidikan akan kita sampaikan segera," tutur Kompol Bery.
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya