Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
"Saya ini masyarakat Rokan Hilir, pak, anak saya lima orang lahir di sini. Tapi kenapa diperlakukan tidak adil seperti ini. Saya sudah diberi izin sama pihak BSI untuk memakai area kantor mereka berdagang," ungkap Jumida.
Jumida mengatakan bahwa dagangannya tidak memakan badan jalan. Bahkan ironisnya, Satpol PP datang melakukan penertiban tanpa ada peringatan sebelumnya.
Baca Juga:
"Padahal bapak lihat sendiri, di sana (arah taman kota) dan sekitar sini juga banyak pedagang seperti saya. Tapi kenapa hanya saya saja yang diginikan," teriak Jumida (43) meluapkan emosinya di hadapan Satpol PP.
Sambil menahan tangis, Jumida masih terlihat tersenyum saat membagikan lebih kurang 3 ton buah semangka segar kepada warga yang melintas di depan lokasi ia berjualan.
Baca Juga:
Hal itu ia lakukan sebagai bentuk protes atas sikap Satpol PP yang dinilai tidak adil dan terkesan pilih kasih.
"Daripada buah buah ini diangkut Satpol PP, yang ada nanti pasti rusak. Saya lebih ikhlas jika masyarakat yang menikmatinya dengan kondisi tetap segar. Biar nanti Tuhan yang balas semuanya. Semoga buah buah ini bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya. Lebih baik seperti ini kak, dibandingkan mereka (Satpol PP) bawa," terangnya kepada awak media.
Tak hanya semangka, buah buah lain yang ia jual pun turut dibagikan kepada warga, seperti salak, manggis, Sunkis hingga buahan segar lainnya.
Jumida mengaku lebih baik merugi hampir 35 jutaan rupiah daripada merugi hanya karena Satpol PP yang menerapkan aturan yang menurutnya tidak pas.
"Sekarang di mana letak salah saya. Saya tidak pernah memakan badan jalan. Atas izin pihak bank, karena saya salah satu nasabah mereka, makanya saya diberikan akses untuk menggunakan area sekitar kantornya untuk berjualan," tuturnya lagi.
Meski begitu, Satpol PP tetap ngotot untuk membawa dagangannya. Diakui Jumida, mulai 2016 lalu dia berjualan buah, baru kali ini diperlakukan seperti ini.
Bupati sebelumnya tak pernah menyakiti kami para pedagang, tidak seperti kepemimpinan Bupati saat ini," tukasnya.
Kepada Bupati Rohil, Bistamam, ia meminta jangan lagi ada pedagang yang menjadi korban seperti dirinya.
"Kami hanya mencari makan di rumah kami sendiri. Tapi kami di gusur seperti ini. Kami sudah sepakat untuk pindah, tapi kemana. Tak ada tempat yang layak. Di sinipun kami tak mengganggu ketertiban sekitar. Kami ikuti aturan," tambahnya lagi.
Bahkan uang kebersihan dan sampah pun Jumida sudah membayar setiap bulan dan tak pernah berserakan.
"Lima anak saya bersekolah, dari dagangan inilah kami mencukupi semuanya," paparnya.
Lokasi Jumida berjualan tidak bersentuhan langsung dengan badan jalan, karena dipisah oleh selokan. Bahkan saat penertiban itu, pihak bank keluar untuk memberikan penjelasan kepada Satpol PP.
Pihak satpol PP sendiri seolah tak mau mendengar penjelasan pihak bank, bahwa lokasi yang digunakan oleh Jumida merupakan wilayah mereka dan mereka juga sudah memberi izin.(Yan)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan