62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah terpantau hingga 500an hotspot (titik panas) di Riau sepekan lalu, pagi ini Badan Meteorologi Klimatolo
Lingkungan
Korban saat ini menjalani pemulihan di kediamannya Dusun III Rintis, Desa Renak Dungun. Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi kesehatan korban serta memberikan pendampingan.
Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., membenarkan adanya insiden penyerangan satwa liar tersebut kepada media, Ahad (30/8/2026). Ia menyebutkan bahwa kasus penyerangan buaya muara di wilayahnya ini bukan merupakan peristiwa pertama.
Baca Juga:
"Kejadian ini yang kedua kalinya," kata Hermansyah.
Insiden serupa sebelumnya pernah menimpa warga dari Desa Tanjung Bunga di kawasan perairan yang sama. Kerawanan tersebut menjadi perhatian serius mengingat tingginya ketergantungan warga terhadap jalur sungai untuk transportasi, menyeberang, hingga mencari ikan.
Baca Juga:
Pihak kecamatan telah meneruskan laporan resmi terkait kemunculan dan serangan buaya tersebut kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Kepulauan Meranti. Laporan tersebut selanjutnya dikoordinasikan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau untuk penanganan teknis.
"Udah saya laporkan ke Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti untuk diteruskan ke BKSDA Provinsi Riau," ujarnya.
Guna mencegah jatuhnya korban susulan, Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau merilis imbauan kewaspadaan melalui tingkat desa hingga kepala dusun. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan mandiri yang membahayakan jika melihat keberadaan buaya di sekitar pemukiman atau jalur aktivitas.
"Langkah awal sudah disampaikan lewat Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa termasuk Kadus agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sungai," katanya.
Pemerintah setempat menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam memantau pergerakan satwa liar tersebut. Warga diimbau segera melaporkan setiap temuan kemunculan buaya kepada perangkat desa demi menjaga keselamatan bersama.
"Untuk masyarakat, kami mengimbau agar selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai. Jangan mengambil risiko, karena keselamatan warga yang paling utama," tegas Hermansyah.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah terpantau hingga 500an hotspot (titik panas) di Riau sepekan lalu, pagi ini Badan Meteorologi Klimatolo
Lingkungan
kabarmelayu.com,MERANTI Seekor buaya muara menerkam seorang warga bernama Atai (35) saat menyeberang menggunakan rakit di Sungai Sendewo,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menjalani Tugas seharihari di dunia kesehatan sebagai dokter, tidak membuat dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M ber
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Law Firm Citra Hukum Keadilan (CHK) resmi memperluas jangkauan layanannya dengan meresmikan Kantor Perwakilan Pr
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa