Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Mayat Pemuda Ditemukan Tergeletak di Tepi Sungai Indragiri

Redaksi - Kamis, 15 Oktober 2026 13:15 WIB
Mayat Pemuda Ditemukan Tergeletak di Tepi Sungai Indragiri
Beng/KM
kabarmelayu.com, INHU - Sesosok mayat ditemukan warga tergeletak di tepi Sungai Indragiri Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (14/10/2026). Jasad tersebut diketahui bernama MR (17), warga Desa Teluk Sungkai Dusun Lumu Kampung, Kecamatan Kuala Cenaku.

Mayat yang ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB di tepian Sungai Indragiri Desa Pulau Jumat Kecamatan Kuala Cenaku, Inhu itu masih lengkap menggunakan celana panjang coklat dan menggunakan baju kaos hitam dengan tulisan merah di dada.

Warga yang menemukan awalnya tengah melintas di tepian Sungai Indragiri. Saat ditemukan kondisi mayat dalam posisi telungkup.

Kapolres Inhu AKBP John Letedara, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Inhu IPDA Ade Asnal, Kamis (15/10/26) mengungkapkan, mayat pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Eri, seusai pulang dari kebun dengan menggunakan pompong.

Baca Juga:

Dari jarak sekitar empat meter pada saat itu saksi melihat di tepian sungai tergeletak seperti tubuh manusia.

"Saksi Eri yang pertama kali menemukan mayat tersebut, segera menepikan pompongnya untuk melihat sosok yang tergeletak di tepi sungai dan saat didekati saksi melihat kalau benda tersebut memang sesosok mayat manusia yang berada di tepi sungai dengan posisi tertelungkup," ungkap IPDA Ade Asnal.

Baca Juga:

Atas penemuan tersebut, saksi Eri kemudian memberitahukan kepada aparat desa. Bersama perangkat desa, saksi kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut kepada pihak kepolisian di Polsek Kuala Cenaku.

Dari keterangan saksi saksi yang berhasil dikumpulkan, keterangan saksi Bayu terakhir berjumpa dengan korban pada Ahad 11 Oktober 2026 sekira pukul 23.00 WIB. Korban Refan yang tengah bermain game bersama saksi Bayu di rumah saksi, hingga pukul 02.00 WIB Senin 12 Oktober 2026 korban pamit untuk buang air besar ke Sungai yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari rumah saksi Bayu.

"Namun hingga pukul 04.00 WIB korban Refan tak kunjung kembali," urainya.

Pada Rabu 14 Oktober 2026, sekira pukul 18.00 WIB, saksi Bayu mendapat kabar kalau di Desa Pulau Jumat ditemukan sesosok mayat di tepi sungai. Mendapat informasi tersebut saksi Bayu kemudian mendatangi RSUD Indrasari Pematang Reba, untuk melihat mayat dimaksud dan saksi mengenali ciri-ciri mayat tersebut serta membenarkan kalau Mayat tersebut adalah Refan.

"Dari hasil pemeriksaan di RSUD Indrasari Pematang Reba, saat pemeriksaan visum luar tidak di temukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban, dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi terhadap korban," kata IPDA Ade.

"Sebab kematian korban Refan tidak dapat dipastikan secara rinci atau detail dikarenakan tidak dilakukan nya pemeriksaan dalam atau autopsi," jelasnya.(beng)


Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko
DAS Empat Sungai Besar di Riau Kritis!
Normalisasi Sungai Sail Dilanjutkan
Mayat Dokter Ditemukan Tergeletak di Samping Tembok RSUD Tengku Rafian Siak
Warga Temukan Mayat Bayi  Mengapung di Parit Graha Panam Permai
Kerangka Manusia Ditemukan di Areal PT RAPP Estate Teso
komentar
beritaTerbaru