HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
ROKAN IV KOTO, kabarmelayu.com- Jembatan sungai Mentawai di jalan lintas Provinsi Riau, yang menghubungkan Kelurahan Rokan dengan empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali hanyut diterjang air bah, Selasa (28/2/2017) siang sekitar pukul 12.00 WIB.
Jembatan sepanjang 30 meter itu dilaporkan hanyut karena diterjang banjir. Kejadian ini merupakan dari ke sekian kalinya. Terakhir, jembatan dari material kayu ini ambruk dan hanyut pada Ahad 7 Februari 2016 lalu.
Masyarakat Rokan IV Koto mengakui tidak ada korban jiwa ketika jembatan Mentawai di Dusun Banjar Datar tersebut ambruk dan hanyut diterjang banjir. Namun, diperkirakan masyarakat di empat desa di seberang sungai terisolir sementara waktu.
Baca Juga:
Menurut masyarakat, jembatan ambruk dan hanyut karena derasnya air bah yang datang dari hulu sungai Mentawai, serta membawa material kayu log, sisa ilegal logging.
Meluapnya sungai Mentawai sementara ini belum sampai ke pemukiman penduduk, namun bila intensitas curah hujan tinggi, masyarakat memastikan pemukiman juga akan ikut terendam.
Baca Juga:
Sekretaris Camat Rokan IV Koto, Sigit Pranjoro, membenarkan ambruknya jembatan Mentawai pada Selasa siang tadi.
"Sekitar jam 12 siang lebih ambruknya (jembatan Mentawai) karena diterjang banjir," jelas Sigit, Selasa malam.
Sigit mengakui ambruknya jembatan Mentawai sebabkan masyarakat empat desa di seberang sungai sementara terisolir, seperti Desa Cipang Kiri Kanan, Cipang Kiri Hulu, Tibawan, dan Cipang Kanan.
Sigit mengatakan jembatan Mentawai dibangun darurat dan sifatnya hanya sementara sekitar 6 bulan lalu. Jembatan dipakai untuk penyebrangan masyarakat dari empat desa di seberang sungai, dan sebaliknya masyarakat Kelurahan Rokan yang akan menyebrang.
"Mungkin kita akan kontak BPBD (Rohul) untuk meminjam rakit penyebrangan," jelasnya.
Sigit menerangkan sebenarnya ada rakit penyebrangan. Sementara, rakit disimpan dengan cara ditenggelamkan ke sungai Mentawai agar tidak lapuk. Karena debit air sungai masih tinggi dan arus deras, diperkirakan Rabu (1/3/2017) besok, rakit baru bisa dipakai untuk penyebrangan.
Saat ini, ungkap Sigit, ada sejumlah pedagang dari Kecamatan Ujungbatu yang berjualan keliling di empat desa tidak bisa menyebrang. Mereka masih menunggu di seberang sungai.
Sigit mengungkapkan keterangan masyarakat sekitar, bahwa jembatan Mentawai ambruk dan hanyut karena tiang jembatan dihantam kayu log yang datang bersama air bah dari hulu sungai.
"Kalau sekarang sudah surut (debit sungai Mentawai), nggak tahu kalau hujan lagi," tandas Sigit. (ys/rec)
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan