Senin, 05 Oktober 2026 WIB

Perindo Laporkan Dana Awal Kampanye Hanya Rp 1 Juta

Harijal - Minggu, 23 September 2018 16:46 WIB
Perindo Laporkan Dana Awal Kampanye Hanya Rp 1 Juta
(Foto: Mirsan/kumparan)
Wasekjen Perindo M.uhammad Sofyan di KPU

Partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sebagai salah satu syarat mengikuti Pemilu 2019 ke KPU. Wasekjen Perindo Muhammad Sofyan mengatakan, dana awal kampanye yang mereka laporkan hanya berjumlah Rp 1 juta. 

“(Dana) awal kami hanya Rp 1 juta,” kata Sofyan di KPU, Jakarta Pusat, Minggu (23/9).

Sofyan mengatakan, uang tersebut disimpan dalam rekening Partai Perindo. Sejauh ini, Perindo belum melakukan kegiatan persiapan kampanye pemilu sehingga belum diketahui jumlah pengeluaran partai. 

Baca Juga:

“Ini rekening partai. Ini rekening dana khusus kampanye, rekening dana khusus kampanye baru dibuka tanggal 10 September. Aktivitasnya belum ada,” ujar Sofyan.

Meski memiliki dana awal kampanye hanya Rp 1 juta, Perindo tetap akan membantu kampanye kadernya yang maju sebagai caleg di Pileg 2019. 

Baca Juga:

“Itu domain partai politik sendiri, tentu bantuan yang sifatnya sosialisasi. Secara partai punya kewajiban bagaimana memenangkan pemilu itu sendiri. termasuk percetakan atribut segala macam yang sifatnya umum,” ucapnya. 

Pantauan kumparan, Partai Perindo merupakan parpol ketiga yang melaporkan LADK ke KPU. Hingga saat ini KPU masih menerima LADK dari setiap parpol dengan batas hingga pukul 18.00 WIB.


(sumber: kumparan.com)

SHARE:
beritaTerkait
Peringatan HUT Ke-81 TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit
PSPS Curi Tiga Poin dari Semen Padang FC
Ditreskrimsus Polda Riau Selidiki Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk Diduga Bermasalah Temuan Personil Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai
Resmi Jadi Kapolda Riau, Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Kemkomdigi Minta Operator Seluler Optimalkan Perlindungan Sisa Kuota
komentar
beritaTerbaru