Peringatan HUT Ke-81 TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung dengan penuh khid
Pemerintahan
Anak pertama Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid, menyampaikan klarifikasi soal sikap politik keluarga Gus Dur yang diumumkan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin oleh Yenny Wahid pada Rabu (27/9).
Alissa mengatakan sikap politik yang disampaikan adiknya itu tidak bisa dikatakan sebagai sikap politik Gusdurian secara keseluruhan, namun hanya sebagai sikap Yenny Wahid dan kelompoknya. Gusdurian --pengikut Gus Dur-- tetap tidak berpolitik.
"Barisan kader Gus Dur sebagai gerakan politik memilih bersama Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin. Kalau jaringan Gusdurian tetap tidak berpolitik praktis. Kami fokus pada memastikan kehidupan berbangsa memihak pada rakyat," ucap Alissa melalui Twitter, Kamis (27/9).
Baca Juga:
Alissa menjelaskan, dia dan Yenny Wahid sama-sama mengusung warisan Gus Dur. Bedanya, Alissa mengusung semangat demokrasi kerakyatan dan sosial, sementara Yenny mengusung gerakan politik. Wajar Yenny mengumumkan sikapnya mendukung Jokowi-Ma’ruf.
"Gerakan Gusdurian sudah menetapkan bahwa kami adalah gerakan kebangsaan. Tidak ada strategi politik kekuasaan. Program-program bela petani, kegiatan lintas iman, promosi toleransi, penguatan demokrasi, dilepaskan dari siapa yang berkuasa baik nasional maupun daerah," paparnya.
Baca Juga:
Dia berharap masyarakat bisa tidak melihat semua Gusdurian hanya yang ditunjukkan oleh Yenny Wahid. "Gusdurian sebagai gerakan wajib menjaga jarak dengan politik praktis elektoral," tegasnya.
Dalam jumpa pers pada Rabu (26/9) kemarin, Yenny Wahid menggunakan kata ‘kami’ untuk mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin. Yenny menyebut ibundanya, Sinta Wahid, tetap netral karena dia punya peran lebih besar daripada sekadar berpihak di Pilpres 2019.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, dengan ini kami menyatakan mendukung pasangan nomor 1, biidznillah (dengan izin Allah) Presiden Jokowi akan kembali memimpin Indonesia," ucap Yenny.
Hadir bersama Yenny dalam jumpa pers Rumah Pergerakan Politik Gus Dur itu 9 kelompok, yang disebut Yenny ‘mewakili segenap kader dan murid Gus Dur’. Mereka adalah:
1. Barikade Gus Dur (Barisan Kader Gus Dur)
2. Gatara (Gerakan Kebangkitan Nusantara)
3. Forum Kiai Kampung Nusantara (FKKNU)
4. Garis Politik Al Mawardi (GP Al Mawardi)
5. Komunitas Santri Pojokan (KSP)
6. Jaringan Perempuan NKRI (JPN)
7. Millenial Political Movement
8. Forum Profesional Peduli Bangsa
9. Satuan Mahasiswa Nusantara
(kumparan.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung dengan penuh khid
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru sukses membawa pulang kemenangan tipis 10 pada pekan keempat menghadapi Semen Padang FC yang dip
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Irjen Pol Arman Achdiat resmi mengemban tugas sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau yang baru usai dil
Hukrim
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengevaluasi hasil pelaporan bulan pertama para operator seluler terk
Iptek
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mendorong pemerintah dan pihak terkait segera membentuk tim terpadu untuk memben
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan pe
Hukrim
kabarmelayu.com,BARITOSELATAN Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupate
Lingkungan
"Mencegah lebih murah dan lebih baik daripada memadamkan"
Lingkungan