Senin, 05 Oktober 2026 WIB

SBY Bicara Pajak Loyo dan Nambah Utang Bisa Bebani Rakyat

Harijal - Rabu, 11 Desember 2019 21:34 WIB
SBY Bicara Pajak Loyo dan Nambah Utang Bisa Bebani Rakyat
(Gibran Maulana/detikcom)
Foto: SBY dan AHY di Acara Wisuda Akademi Demokrat

JAKARTA - Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpidato di hadapan kader Partai Demokrat dalam acara bertajuk Pidato Refleksi Pergantian Tahun 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).

SBY ternyata menggarisbawahi soal tidak tercapainya pendapatan negara. Pasalnya penerimaan pajak cukup loyo.

"Penerimaan pajak jauh dari target. Sampai Oktober 2019 masih kurang Rp 599 triliun. Penerimaan pajak dan non-pajak ini pasti menambah angka defisit," kata SBY, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga:

Menurut SBY, belanja pemerintah cukup tinggi. Hal ini menyebabkan defisit membengkak.

"Dari mana kita tutup defisit? Yang terlintas dan mudah menambah utang baru. Namun seberapa besar utang baru itu?"

Baca Juga:

"Andai rasio utang di angka 30 persen meningkat 5 persen dari lima tahun lalu, untuk apa digunakan? Apa itu produktif dan jaga pertumbuhan? Utang bangun infrastruktur juga sangat banyak," tegas SBY.

Ia mengatakan, menambah utang baru bukanlah satu-satunya cara. Hal ini pun menambahkan beban ke orang kurang mampu.

"Tambah utang baru bukan satu-satunya. Beri beban ke orang kurang mampu juga tidak bijaksana. Kurangi belanja pemerintah juga tidak tabu. Yang penting yang dikurangi jangan hajat hidup rakyat yang pokok," kata SBY.

(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
PSPS Curi Tiga Poin dari Semen Padang FC
Ditreskrimsus Polda Riau Selidiki Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk Diduga Bermasalah Temuan Personil Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai
Resmi Jadi Kapolda Riau, Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Kemkomdigi Minta Operator Seluler Optimalkan Perlindungan Sisa Kuota
Kelangkaan Solar Subsidi di Riau Berkepanjangan, LAMR Dorong Dibentuknya Tim Terpadu
komentar
beritaTerbaru