Diduga Tak Aktif Sejak 2021, HGU Sambu Grup di Pulau Burung Dipertanyakan
kabarmelayu.com,INHIL Pemanfaatan lahan desa oleh Sambu Group di Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mulai dipertany
Peristiwa
YOGYAKARTA - Kehidupan seorang anak raja tak selamanya glamor dan bergelimang harta. Sebab ada juga beberapa kaum ningrat yang mengambil keputusan luar biasa yang tidak banyak dilakukan oleh kaum ningrat lainnya.
Begitu sederhananya mereka, berbeda dengan kehidupan yang dijalaninya di istana selama ini. Ini pula yang diakui Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, putri ke-4 Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Lahir di lingkungan keraton Yogyakarta, Gusti Hayu mengaku bahwa kehidupannya normal bahkan tidak mengalami penjagaan yang ketat. Bahkan dia pun bekerja di perusahaan lain.
Baca Juga:
"Kita berlima enggak ada yg suka dandan, sisiran saja untung. Kita melihatnya normal karena kita juga kerja, kalau aku ditanya gitu juga bingung dan enggak penjagaan ketat," kata Gusti Kanjeng Ratu Hayu kepada CNBC Indonesia saat acara Jenius x Blibli.com untuk Digital Savvy, Jumat (8/11/2019).
Dia melanjutkan bahwa referensi kehidupannya tidaklah sama seperti Kate Middleton yakni istri Pangeran William. Gusti Hayu beserta kakak dan adiknya masih mengendarai mobilnya sendiri.
Baca Juga:
Gusti Hayu pun merasa beruntung karena walaupun wanita, orang tua nya memberikan kesempatan untuk bersekolah di luar negeri.
Setelah kembali dari Amerika Serikat untuk menempuh S2, kini Gusti Hayu pun berstatus orang nomor satu di Tepas Tandha Yekti, unit teknologi dan dokumentasi kraton yang juga mengurus arus informasi untuk kraton.
"Saya beruntung memiliki orang tua yang tidak pernah menyebut suatu profesi diciptakan bukan untuk perempuan," katanya.
"Tak semua orang setuju dengan pikiran itu, tapi ketika Sultan telah bertitah, anda harus menerimanya. Itulah pentingnya laki-laki menyatakan bahwa sekarang bukanlah momen bagi perempuan terus berada di belakang," ucap Hayu.
Sekalipun sederhana atau memiliki kehidupan seperti masyarakat lain, Gusti Hayu juga harus tetap menjaga kesantunan. Ini dilakukannya sebagai bentuk menjalani hidup sebagai putri Sultan dan menghargai sesama.
"Anak sultan harus jaga image (jaim), kalau dengan begini ngomong biasa enggak masalah. Kalau masyarakat yang lebih tua di desa harus manis kalau enggak panjang urusannya," papar dia.
(cnbcindonesia.com)
kabarmelayu.com,INHIL Pemanfaatan lahan desa oleh Sambu Group di Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mulai dipertany
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tak ada lapangan upacara, panggung atau barisan panjang pada peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI bagi personel M
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, sukses melaksanakan tugas mengibarkan San
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, sukses melaksanaka
Pendidikan
Momentum Kemerdekaan, Bupati Afni Jaga Kerukunan, Kebersamaan dan Gotong Royong
Pemerintahan
Kepala UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota Dr. Dasril Amali, MH, menjadi pembina upacara p
Pendidikan
Dari Kampung Bungsur, Polda Riau Kibarkan Merah Putih, Masyarakat Bergembira Rayakan HUT RI
Pemerintahan
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan menangkap seorang pria berinisial DK (35) lantaran diduga menggelapkan uang tunai se
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperluas jaringan bisnis di Sumatera, PT Mitra Kencana Nusantar
Ekbis