Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
PEKANBARU --- Yeni Susilawati punya cerita menarik dalam membangun usaha tenun songket yang diberi nama AA Tenun.
Usaha tenun ini dia bagun bersama suaminya, sebagai buah hasil kerja keras setelah dia belajar dalam waktu lama sebagai karyawan di tempat usaha tenun lain.
“Saya awalnya bekerja di tempat tenun lain. 4 tahun menjadi karyawan, lalu saya belajar di sana sampai akhirnya saya dan suami bisa membuat usaha ini,” tuturnya dalam Podcast yang ditayangkan di kanal Youtube Diskominfotik Riau, Kamis (30/9/2021).
Baca Juga:
Setelah 4 tahun belajar, Yeni merasa mantap untuk mengembangkan usaha sendiri. Ingin mandiri dan berkembang, menjadi motivasi utama bagi Yeni, dan berperan pending terhadap tumbuh kembangnya usaha AA Tenun yang dia kelola. Usaha ini bahkan, dirintisnya sejak masih gadis.
Dia mengungkapkan, ada beberapa jenis tenun andalan Riau, seperti Tenun Siku Awan, Pucuk Rebung, Siku Ruang dan lain - lain.
Baca Juga:
“Yang paling banyak diminati motif Pucuk Rebung,” jelasnya.
Namun, kata Yeni, terkait motif dan warna, memang tergantung dari selera masing - masing. Namun sejauh ini, semua jenis tenun yang dia produksi banyak diminati konsumen. Namun, dia menegaskan kunci yang paling utama dalam bisnis ini adalah menjaga kualitas.
Yeni mengakui, bahwa proses pembuatan kain songket dengan tenun manual sangat panjang dan membutuhkan waktu yang lama. Setidaknya butuh waktu seminggu, tergantung motif dan tingkat kerumitannya.
“Kalau tingkat kerumitan pasti ada, namun ada trik trik tersendiri untuk mengakalinya. Untuk mendapatkan 1 kain, paling lama seminggu. karena prosesnya nggak bisa langsung jadi,” tuturnya.
Itulah mengapa harga sepaket songket hasil tenun itu mahal, dengan ukuran standar 2 meter. Sedangkan untuk harga kain songket di AA Tenun dimulai dari Rp1,2 juta - Rp10 juta.
“Potensi tenun di Riau, sangat bagus. Yang jelas kita produksi terus, nanti ada aja konsumen yang tanya. Setiap bulan paling banyak 6 set. Sejauh ini mereka puas. makanya saya semangat,” tuturnya. (MCR)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kalimat sederhana namun penuh makna yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam rangka memperingati ulang tahun ke8, Komunitas Student Education Forum (SEF) resmi meluncurkan kegiatan p
Seni
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru mengimbau warga jangan percaya dengan oknum me
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Satuan Resnarkoba Polres Dumai mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan etomidate. Dalam pengungk
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Salat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran hutan da
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melaksanakan pemusnahan barang bukti (BB) narkotika berupa 1.473 butir pil eks
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Lapangan Tugu Beng
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir, Drs. H. Tantawi Jauhari, M.M., CGRE, mewakili Bupati mengh
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet PWI Biliar Sumatera Barat (Sumbar), Paul Hendri, berhasil membawa pulang Piala Wakil Ketua DPRD Pekanbaru,
Sport