Sabtu, 30 Mei 2026 WIB

Kompang Desa Simpang Ayam Bengkalis Tampil di Malaysia

Harijal - Selasa, 17 Oktober 2017 15:16 WIB
Kompang Desa Simpang Ayam Bengkalis Tampil di Malaysia
der/rec
Grup Kompang Desa Simpang Ayam Bersaudara dari Bengkalis Riau, saat menabuh kompang pada malam dan acara berarak pengantin anak Ketua Kampung (Kepala Desa) H. Arif Bin Damanhuri di Kuala Selangor, Malaysia.

SELANGOR - Persembahan tabuhan kompang Bengkalis, bukan saja terkenal di Provinsi Riau semata, akan tetapi tabuhan tersebut juga terasa hingga ke negeri serumpun Malaysia.

Seni budaya Melayu yang identik dengan seni religius bernuansa Islami ini, adalah salah satu seni budaya Melayu yang telah ada sejak lama khususnya di Bengkalis.

Hampir seluruh pelosok desa di Kabupaten Bengkalis memiliki grup atau kelompok kompang. Sehingga, bisa dikatakan kompang sudah bersebati dengan Melayu dan mendarah daging di masyarakat Bengkalis.

Baca Juga:

Demikian disampaikan Anuar, Ketua Grup Kompang Desa Simpang Ayam Bersaudara kepada wartawan pada Jumat 13 Oktober 2017 malam lewat pesan whataps-nya saat memenuhi undangan pernikahan dan diminta untuk menabuh kompang dalam serangkaian acara pernikahan kerabatnya di Selangor, Malaysia.

"Saat ini kami grup Kompang Desa Simpang Ayam, Bengkalis diundang oleh saudara kami H. Muhamat Arif Bin Damanhuri atas pernikahan anaknya di Batu 8 Ijuk Kuala Selangor, Malaysia," kata Anuar.

Baca Juga:

Masih kata Anuar, mereka yang berjumlah belasan orang sejak Jumat malam hingga sabtu siang malam masih terus bermain kompang.

Para undangan pada Sabtu tersebut, sambil menyantap hidangan bertambah nikmat menyantap makanan, karena diiringi persembahan kompang yang walaupun terasa asing tapi sangat indah didengar.

Anuar berharap, seni kompang ini bisa eksis dan hidup terus di Bengkalis, dan tidak luntur seiring dengan perkembangan zaman globalisasi sekarang ini.

H. Arif yang mengundang grup kompang ini menyebutkan beberapa undangan yang hadir dalam pesta pernikahan tersebut bertanya-tanya berasal dari mana pemain kompang ini. Lalu dia jawab dari indonesia yang berasal dari Desa Simpang Ayam Bengkalis Riau. 

"Undangan kami memuji tabuhan kompangnya sangat syahdu dan enak didengar telinga," pungkasnya. (def/ef)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
Polsek Kandis Kawal Pemakaman Jenazah Mr. X
Program Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Tumpang Sari
H. Haris Bantah Tuduhan Penjarahan Sawit, Kuasa Hukum: Lahan 110B Sudah Diserahkan Satgas PKH ke PT ASI
Paguyuban UPT SDN 024 Tarai Bangun Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI
Gagal Salip Truk Tangki, Pemotor di Soekarno Hatta Tewas Terlindas
komentar
beritaTerbaru