2.828 Hotspot di Sumatera, Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
PEKANBARU - Setiap kali hujan deras mengguyur kampungnya, sudah pasti Marno dan keluarga tidak bisa tidur semalaman. Pasalnya, rumah yang ia tinggali miliki atap yang hampir roboh serta dinding rumah penuh dengan tambalan seadanya, sehingga menyebabkan air mudah masuk.
"Kebetulan tadi malam hujan deras sampai pagi dan saya pegang kasur yang si Bapak duduki itu betul saja kasur nya basah," tutur Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Ramdan.
Rumah tua yang lebih terlihat seperti gubuk itu berlokasi di Jl. Tenggiri No. 29 RT 003 RW 007, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Rumah itu menjadi satu-satunya tempat berteduh Marno beserta istri dan kedua anaknya.
Baca Juga:
Marno, pria berusia 70 tahun itu miliki seorang istri yang sakit, kedua kakinya lumpuh sehingga menyebabkan sang istri tidak mampu berjalan. Nahas, anak pertamanya Rahmat Haryono (25) juga mengalami sakit gangguan jiwa. Sehingga di usia yang sudah dewasa sama sekali tidak bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarga.
Nasib tak menguntungkan rupanya setia berkawan dengan Marno, sudah setahun ini kedua matanya sakit sehingga menyebabkan penglihatannya menjadi buram. Karena kondisi itulah, dalam setahun terakhir ia terpaksa berhenti bekerja menjadi pengepul sampah.
Baca Juga:
"Saya tidak mau berhenti kerja walaupun kondisi mata saya kurang jelas karna kalau saya tidak kerja siapa yang menafkahi keluarga tapi akhirnya saya terpaksa harus berhenti karna banyak warga yang protes dengan pekerjaan yg saya kerjaakan ternyata tidak bersih dan masih berserak sampah," akunya kepada Rumah Yatim.
Belum lama ini, anak kedua Marno juga sudah tidak lagi bekerja menjadi buruh serabutan. Pasalnya ditengah pandemi Covid-19, jarang sekali orang yang membutuhkan tenaganya. Akibatnya, kondisi Marno dan keluarga semakin terpuruk. Kini untuk memenuhi makan sehari-hari, Marno hanya mengandalkan pemasukan 4 pohon sukun yang ia miliki.
"Buah sukunya bisa mereka jual, 1 buah sukun di hargai Rp.6.000 satu kali panen menghasilkan 100 rb sampai 200 rb. Tapi dalam 1 tahun hanya 3 kali panen," tambah Ramdan.
Namun beruntung, Marno mempunyai tetangga yang mengasihi ia dan keluarganya. Pada saat pohon sukunnya belum panen, mereka kerap kali mendapat bantuan berupa sembako dari para tetangga.
Melihat kondisinya tersebut, Rumah Yatim Cabang Riau memberikan sejumlah sembako berupa kebutuhan pokok, Sabtu (20/6). Meski tak seberapa, namun diharapkan bisa sedikit membantu dan bisa memenuhi kebutuhan Marno dan Keluarga.
"Raut wajah Pa Marno dan keluarga begitu bahagia saat menerima bantuan, mereka mengaku begitu senang dan bersyukur," imbuh Ramdan.(rls)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tiga pesawat menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru yang sempat holding atau berputar di langi
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelanpelan jumlah hotspot di wilayah Provinsi Riau merangkak naik. Dari beberapa hari sebelumnya yang sudah ber
Lingkungan
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri