Pasca Karhutla, BPBD PK Riau dan Pekanbaru Sisir Lahan Bekas Terbakar
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya memastikan wilayah bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benarbenar aman terus dilakukan. BPBD Pen
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bertempat di kantor sekretariat Jalan Paus Pekanbaru, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Riau, Nursal Tanjung menggelar jumpa pers, Rabu (30/11/16).
Acara ini terkait Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar DPD KSPSI Riau pada 27 dan 28 Nopember 2016 di Rumbai kemarin.
"Rakerda yang kita gelar selama dua hari kemarin di Rumbai menghasilkan beberapa poin rekomendasi. Secara umum hasil rekomendasi untuk mensejahterakan para pekerja," ujar Nursal.
Baca Juga:
Ia memaparkan, rekomendasi tersebut diantaranya, menuntaskan dan menyelesaikan dualisme organisasi, legalitas logo KSPSI sejak 1973 yang syah dibawah Yoris Raweyai yakni, hasil kongres di hotel Borobudur Jakarta Desember 2014. Sementara lambang dan logo SPSI versi Andi Gani berbeda dan merupakan KSPSI AGN.
Selain itu KSPSI Riau juga merekomendasikan Peningkatan Hubungan Industrial (HIP), menjajaki pembangunan rumah bagi pekerja anggota KSPSI, menjajaki kemungkinan dibangunnya panti asuhan anak yatim pekerja SPSI, pengembangan Kewirausahaan, menghapus sistim kerja outrshorching dan beberapa rekomendasi lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Baca Juga:
Lebih jauh dijelaskan Nursal, ada 12 federasi organisasi yang berada dibawah KSPSI. Diantaranya, NIBA, SPTSI SPSI III dan lain-lain.
"Pokoknnya organisasi yang ada dibawah kita tetap memakai SPSI. Ada yang pakai huruf F dibelakangnya ada huruf K, namun tetap mencantumkan nama SPSI," katanya.
Sementara ketika disinggung soal insiden yang terjadi di Hotel Arya Duta beberapa hari lalu, Nursal Tanjung mengatakan, bahwa kegiatan pada saat itu bukan Musda, melainkan seminar lokakarya.
"Itu bukan kegiatan Musda melainkan seminar lokakarya pengukuhan sekaligus memberikan pencerahan dan pencerdasan kepada anggota KSPSI Riau," ujarnya.
Ia berharap dengan pemahaman yang jelas tentang organisasi ini, anggota tidak dibodoh-bodohi oleh oknum tertentu. Sehingga mereka tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
"Jadi organisasi ini adalah hak dari pada anggotanya. Kekuatan organisasi tertinggi ada di anggota dilakukan melalui musyawarah. Itu perinsipnya organisasi ini," tegas Nursal. (rec)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya memastikan wilayah bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benarbenar aman terus dilakukan. BPBD Pen
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan kenaikan harga cabai yang dipicu t
Pemerintahan
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuk
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KARAWANG Kawasan industri tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat berdirinya pabrik dan masuknya investasi. Kawasan ind
Parlemen
kabarmelayu.com,KUANSING Kepolisian Sektor (Polsek) Cerenti kembali menunjukkan komitmen memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin
Hukrim
"Kalau memang kontribusinya disebut turun, kami ingin tahu apa dasarnya. Liftingnya berapa, produksinya berapa, dan bagaimana angka itu dihi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Wilayah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, termasuk salah satu daerah terdampak kabut asap tebal pagi ini, Selas
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah beberapa waktu berada di level Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat, pagi ini BMKG mencatat kualitas udara
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sekolah di Pekanbaru kembali melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, Selasa dan Rabu (67 Ok
Pendidikan