Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bertempat di kantor sekretariat Jalan Paus Pekanbaru, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Riau, Nursal Tanjung menggelar jumpa pers, Rabu (30/11/16).
Acara ini terkait Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar DPD KSPSI Riau pada 27 dan 28 Nopember 2016 di Rumbai kemarin.
"Rakerda yang kita gelar selama dua hari kemarin di Rumbai menghasilkan beberapa poin rekomendasi. Secara umum hasil rekomendasi untuk mensejahterakan para pekerja," ujar Nursal.
Baca Juga:
Ia memaparkan, rekomendasi tersebut diantaranya, menuntaskan dan menyelesaikan dualisme organisasi, legalitas logo KSPSI sejak 1973 yang syah dibawah Yoris Raweyai yakni, hasil kongres di hotel Borobudur Jakarta Desember 2014. Sementara lambang dan logo SPSI versi Andi Gani berbeda dan merupakan KSPSI AGN.
Selain itu KSPSI Riau juga merekomendasikan Peningkatan Hubungan Industrial (HIP), menjajaki pembangunan rumah bagi pekerja anggota KSPSI, menjajaki kemungkinan dibangunnya panti asuhan anak yatim pekerja SPSI, pengembangan Kewirausahaan, menghapus sistim kerja outrshorching dan beberapa rekomendasi lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Baca Juga:
Lebih jauh dijelaskan Nursal, ada 12 federasi organisasi yang berada dibawah KSPSI. Diantaranya, NIBA, SPTSI SPSI III dan lain-lain.
"Pokoknnya organisasi yang ada dibawah kita tetap memakai SPSI. Ada yang pakai huruf F dibelakangnya ada huruf K, namun tetap mencantumkan nama SPSI," katanya.
Sementara ketika disinggung soal insiden yang terjadi di Hotel Arya Duta beberapa hari lalu, Nursal Tanjung mengatakan, bahwa kegiatan pada saat itu bukan Musda, melainkan seminar lokakarya.
"Itu bukan kegiatan Musda melainkan seminar lokakarya pengukuhan sekaligus memberikan pencerahan dan pencerdasan kepada anggota KSPSI Riau," ujarnya.
Ia berharap dengan pemahaman yang jelas tentang organisasi ini, anggota tidak dibodoh-bodohi oleh oknum tertentu. Sehingga mereka tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
"Jadi organisasi ini adalah hak dari pada anggotanya. Kekuatan organisasi tertinggi ada di anggota dilakukan melalui musyawarah. Itu perinsipnya organisasi ini," tegas Nursal. (rec)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri