Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), langsung bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat suku laut. Bantuan berupa sembako dan perbaikan rumah yang rusak berat dan ringan, akibat terjangan ombak tinggi laut yang mencapai 4 meter.
Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal, mengatakan bantuan berupa sembako telah dikirimkan untuk keperluan masyarakat. Kejadian ini hampir setiap tahun terjadi di wilayah laut terutama di akhir tahun.
“Kita sudah mengirimkan logistik berupa sembako untuk keperluan masyarakat. Disesuaikan dengan jumlah masyarakat suku laut yang terdampak, berupa 50 kotak mi instan, 100 liter minyak goreng, gula pasir 100 kg dan sarden 100 kaleng. Bantuan sudah diterima oleh masyarakat,” jelas Edy Afrizal Senin (13/12/2021).
Baca Juga:
Dijelaskan Edy, kondisi rumah yang rusak akibat diterjang ombak tinggi sudan didata, baik yang rusak berat dan rusak ringan. Rata-rata rumah suku laut terbuat dari papan dan berada di atas pinggiran laut dan diatas air, sehingga ketika terjadi ombak tinggi rumah terangkat ke atas dan banyak yang rusak akibat diterjang ombak.
“Dari data yang kami terima ada sebanyak 18 rumah rusak ringan akibat air pasang dan angin kencang, satu rusak berat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, sekitar 10 jiwa yang terdampak. Ini laporan dari pihak Kecamatan Concong dan Pemkab Inhil. Mudah-mudahan rumah yang rusak berat bisa segera diperbaiki,” ungkap Edy Afrizal.
Baca Juga:
Sementara itu, Presiden bangsa orang laut, PRj Haryono, mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pekan lalu. Ombak setinggi 3 sampai 4 meter terjadi di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, . Kejadian permukiman Suku Laut, ombak menerjang permukiman secara tiba-tiba.
“Ombak laut tinggi terjadi akibat musim angin utara atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan meno utaru. Angin utara dari Desember sampai Februari. Tapi tahun ini itu gelombang paling tinggi dari biasanya," ujar Haryono. (MCR)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan