Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Ratusan Anak Petani Sawit Riau Bersiap Lakukan PKL

Harijal - Jumat, 27 Januari 2017 15:40 WIB
Ratusan Anak Petani Sawit Riau Bersiap Lakukan PKL
Riauterkini.com
Ratusan Anak Petani Sawit Riau Bersiap Lakukan PKL

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak 101 anak petani sawit di Riau dari total 300 anak petani sawit dari 11 provinsi di Indonesia akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Kegiatan pendidikan ini akan digelar Februari nanti, setelah sebelumnya menjalani pendidikan di Institut Pertanian (Instiper) Jogjakarta dan Politeknik Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) Bekasi, sejak bulan Juli, 2016 lalu.

"Mereka merupakan putra putri pilihan anak petani, penerima beasiswa program D1 hasil kerjasama Asosiasi petani kelapa sawit Indonesia (Apkasindo) dengan dengan Instiper Jogjakarta dan Politeknik Sawit Citra Widya Edukasi di Bekasi. Kegiatan pendidikan atas dukungan pembiayaan dari BPDP KS," kata Wasekjen DPP Apkasindo Rino Afrino, di sela sela pertemuan pengurus Apkasindo, Instiper, CWE Bekasi dengan pengurus GAPK.

Baca Juga:

Di antara kegiatan PKL tersebut mereka ditempatkan di perusahaan maupun di koperasi kelapa sawit dimana putra putri tersebut berasal. Kegiatan PKL ini dimulai pada 6 Februari sampai 31 Maret mendatang.

"Selama dua bulan di perusahaan dan selanjutnya para siswa akan belajar lebih jauh mengenai koperasi selama dua minggu. Alhamdulilah sambutan dan dukungan dari perusahaan perkebunan dalam program ini baik sekali, beberapa perusahaan besar sudah mengkonfirmasi persetujuannya serta koperasi - koperasi binaan apkasindo seluruh Indonesia juga sudah siap mendukung kegiatan PKL ini," papar Rino.

Baca Juga:

Ada pun sasaran utama tujuan program beasiswa ini, adalah peningkatan produktivitas perkebunan sawit rakyat. Karena itu setelah lulus, mereka akan mengabdi ke perkebunan rakyat seperti koperasi,kelompok tani, petani swadaya.

"Kompetensi yang mereka miliki setara mandor. Mereka diajarkan mulai dari persiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, panen dan pengetahuan lainnya seperti pengolahan minyak sawit, sertifikasi ISPO," terang Rino lagi.

 

(riauterkini.com)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru