Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB

Setahun Perjuangan, LAMR dan Sejumlah Elemen Kembali Satukan Langkah Wujudkan DIR

Redaksi - Selasa, 12 Mei 2026 23:55 WIB
Setahun Perjuangan, LAMR dan Sejumlah Elemen Kembali Satukan Langkah Wujudkan DIR
Deklarasi Daerah Istimewa Riau di gedung LAMR setahun lalu.(Foto: ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Sejumlah elemen masyarakat di Riau menegaskan komitmen melanjutkan perjuangan pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR) dalam rapat yang digelar di Balai Adat LAMR Provinsi Riau, Selasa (12/5/2026). Rapat dihadiri Ketua ICMI, Ketua DMDI, Ketua Uttihadul Mubaligh, utusan FKPMR dan utusan FPK.

Rapat dibuka SekretarisBadan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR), Alang Rizal yang menegaskan perjuangan DIR telah berjalan satu tahun dan tidak boleh surut.

"Setahun sudah perjuangan DIR. Mudah-mudahan tidak ada kata surut dan apa yang harus kita lakukan ke depannya untuk mewujudkan Daerah Istimewa Riau ini," ujarnya.

Baca Juga:

Ketua BPP DIR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mengatakan perjuangan DIR telah melalui berbagai tahapan sejak deklarasi pada 20 Mei 2025 lalu.

Menurutnya, perjuangan pembentukan daerah istimewa bukan pekerjaan mudah karena harus melalui proses administrasi dan politik yang panjang, termasuk pembentukan regulasi di tingkat pusat.

Baca Juga:

"Kita sudah menyampaikan ke DPR RI dan DPRD Riau. Membuat undang-undang bukan pekerjaan mudah. Tapi itu tidak membuat kita surut untuk terus membawa perjuangan ini demi anak cucu ke depan," katanya.

Datuk Seri Taufik juga menyinggung pentingnya strategi perjuangan yang dilakukan secara terukur di tengah dinamika politik daerah maupun nasional. Iakembali mengaskan bahwa DIR ini adalah perjuangan marwah bukan perjuangan apa yang kita dapat.

Dalam rapat tersebut, Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Riau, Masrul Kasmy, menyebutkan dukungan masyarakat terhadap DIR sangat kuat dan perlu terus diperluas melalui sosialisasi.

"Kita harus terus melakukan sosialisasi ke kampus-kampus, sekolah-sekolah, termasuk melalui media sosial agar perjuangan ini semakin membumi," ujarnya.

Masrul menambahkan perjuangan DIR juga harus dibarengi dengan pendekatan dakwah dan penguatan silaturahmi.

"Kekuatan lainnya membuka pintu langit dengan zikir dan dakwah. Bisa saja perjuangan ini berhasil sekarang atau lima tahun lagi, tapi perjuangan ini harus terus berkesinambungan," katanya.

Ketua Ittihadul Mubalighin Riau, Ustad Ayub Nahar, menilai perjuangan DIR merupakan bentuk ketulusan untuk memperjuangkan marwah Melayu dan kemaslahatan masyarakat Riau. Ia meminta agar materi terkait DIR dapat disiapkan untuk disampaikan dalam kegiatan dakwah kepada masyarakat.

Sementara itu, Azmi Rozali dari FKPMR Riau menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam perjuangan DIR, khususnya melalui media sosial.

"Kita perlu melibatkan anak muda untuk mensosialisasikan Daerah Istimewa Riau di media sosial agar wacana ini membumi hingga ke kalangan mahasiswa dan generasi muda," katanya.

Menutup rapat, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri Marjohan, menegaskan, perjuangan DIR dilakukan secara konstitusional dan tidak akan dihentikan.

"DIR adalah perjuangan untuk kemaslahatan umat. Kita berjuang secara konstitusional dan tidak akan berhenti memperjuangkan DIR ini," tukasnya.

Datuk Seri Marjohan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap perjuangan pembentukan Daerah Istimewa Riau. "Terima kasih atas masukan dan dukungannya. Perjuangan ini tidak ada surut," ucap Datuk Seri Marjohan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nekat Terjun dari Jembatan Siak I Pekanbaru, Remaja Ini Berhasil Diselamatkan Polairud
Wabup Rohil Hadiri Sertijab Dandim 0321: Sinergi Pemkab dan TNI Mutlak Jaga Kondusifitas Wilayah
Hasil Seleksi Admintrasi Komisaris dan Direksi BRK Syariah Diumumkan, Ini Namanya
LAMR Laksanakan Tradisi Ziarah Makam Pendahulu Jelang Hari Jadi Bengkalis Ke-514
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak!
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
komentar
beritaTerbaru