PWRI Riau Berharap Pensiunan ASN Terus Berkontribusi Untuk Masyarakat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
Kebakaran tersebut mengakibatkan 290 kamar santri habis terbakar. Ruang-ruang yang selama ini menjadi tempat para santri beristirahat, belajar, menghafal Al-Qur'an, dan menuntut ilmu kini harus dibangun kembali.
Syahrul Aidi menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu. Menurutnya, kehilangan yang dialami pesantren bukan hanya kerusakan bangunan, tetapi juga hilangnya tempat tinggal yang menjadi bagian penting dari aktivitas pendidikan para santri.
Baca Juga:
"Duka yang dirasakan keluarga besar pesantren tentu tidak ringan. Sebanyak 290 kamar santri habis dilalap si jago merah," ujar Syahrul Aidi saat berkunjung ke lokasi, Selasa (11/8/2026).
Meski demikian, Syahrul Aidi mengajak seluruh pihak untuk tidak membiarkan pesantren menghadapi musibah tersebut sendirian. Ia meyakini beban yang berat akan menjadi lebih ringan apabila masyarakat bersama-sama memberikan dukungan.
Baca Juga:
"Saya yakin, musibah sebesar apa pun akan terasa lebih ringan apabila kita memikulnya bersama," katanya.
Karena itu, Syahrul Aidi mengajak kaum muslimin, para dermawan, alumni, tokoh masyarakat, serta masyarakat luas untuk ikut membantu pembangunan kembali asrama santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu.
Ia menekankan bahwa bantuan tidak harus dalam jumlah besar. Menurutnya, bantuan kecil yang dikumpulkan secara bersama-sama dapat menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan kembali tempat tinggal yang layak bagi para santri.
"Tidak harus menunggu mampu memberikan banyak. Sedikit dari kita, apabila dikumpulkan bersama, insyaAllah akan menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan kembali tempat tinggal yang layak bagi para santri," tuturnya.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, donasi pembangunan kembali asrama santri dapat disampaikan melalui Bank Riau Kepri Syariah dengan Nomor Rekening 1382001660 atas nama Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu.
Syahrul Aidi berharap musibah tersebut dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam membantu lembaga pendidikan Islam.
"Mari kita jadikan musibah ini sebagai ladang amal jariyah. Kita bangun kembali kamar-kamar mereka, agar dari tempat itu kembali lahir para penghafal Al-Qur'an, ulama, dai, dan generasi penerus umat," ujarnya.
Ia juga mendoakan agar keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Semoga Allah SWT mengganti setiap kehilangan dengan sesuatu yang jauh lebih baik, menguatkan keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, dan mencatat setiap rupiah yang kita keluarkan sebagai amal yang terus mengalir pahalanya," kata Syahrul Aidi.
Syahrul Aidi menegaskan, pembangunan kembali asrama santri membutuhkan dukungan banyak pihak. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu agar aktivitas pendidikan dan pembinaan para santri dapat kembali berjalan dengan baik.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau II, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Burh
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 534 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kota
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala Kantor Imigrasi Siak Doly Samuel Mulatua Tambunan bersama rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pe
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Musibah kebakaran menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin, Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampa
Peristiwa
Penanaman Jagung Kuartal III Polsek Kandis, Memantau, Merawat dan Mendampingi Swasembada Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat berada pada kategori tidak sehat pada Rabu (12/8/2026) pagi. Namun, kond
Lingkungan
kabarmelayu.com,MATARAM Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief MBA, menyoroti rendahnya jumlah produk Usaha Mikro, Kecil, d
Parlemen
kabarmelayu.com, INHIL Sebanyak 22 perusahaan perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang telah beroperasi selama bertahuntahun,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Riau sukses meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri T
TNI/Polri