Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Ketua IDI Riau Apresiasi Jumat Barokah Polresta Pekanbaru

Harijal - Sabtu, 10 Februari 2018 20:47 WIB
Ketua IDI Riau Apresiasi Jumat Barokah Polresta Pekanbaru
HUmas Polresta Pekanbaru
Ketua IDI wilayah Riau, dr Zul Asdi berkesempatan ikut langsung dalam Program Jumat Barokah Polisi Berbagi dan Peduli Polresta Pekanbaru pada Jumat (9/2/2018) di rumah Razali di Jalan Tanjung Karang RT 02/RW 01, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, se

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Polresta Pekanbaru dalam sebuah program yang langsung menyentuh masyarakat kurang mampu, Jumat Barokah, ternyata bagi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Riau sendiri sangat mengapresiasi.

Ketua IDI wilayah Riau, dr Zul Asdi yang berkesempatan ikut langsung dalam Program Jumat Barokah Polisi Berbagi dan Peduli Polresta Pekanbaru pada Jumat (9/2/2018) di rumah bapak Razali di jalan Tanjung Karang RT 02/RW 01, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, secara spontanitas mengapresiasi.

Dokter Zul Asdi kepada wartawan menyebutkan bahwa pada dasarnya dokter dan polisi itu, tugasnya sama pelayan masyarakat.

Baca Juga:

"Jadi, kami memantau dan melihat ada kegiatan Jumat Barokah. Dan saya lihat, kegiatan itu menggerakkan kita, tidak hanya untuk mengapresiasi tapi juga ikut," ujar dr Zul Asdi kepada wartawan, Jumat (9/2/2018) di lokasi, jalan Tanjung Karang RT 02/RW 01, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh.

"Alhamdulillah, saat ini kami juga menghadirkan dokter spesialis. Insya Allah, kalau kita diberi kesempatan oleh bapak Kapolresta, kita ikut bergabung kembali," kata dr Zul.

Baca Juga:

Dia berharap, kegiatan Program Jumat Barokah ini kedepannya memiliki makna yang lebih tinggi.

Selain membantu warga yang kurang mampu, juga ada warga yang menderita berbagai penyakit yang telah dikunjungi Polisi Berbagi dan Peduli Polresta Pekanbaru dalam Program Jumat Barokah, Ketua IDI Riau menyebutkan bahwa akan duduk bersama dengan Polresta Pekanbaru serta Dinas Kesehatan dan BPJS.

"Karena kita bertanggungjawab juga untuk bisa memastikan pelayanan kesehatan lebih baik lagi. Untuk kebijakan, kita akan dorong BPJS dan Dinas Kesehatan yang mana program JKN itu betul-betul bisa menyentuh masyarakat, misalnya. Dan juga misalnya bantuan dari pemerintah seperti Jamkesda serta pasien-pasien yang kritis sebaiknya dilayani dengan baik oleh Rumah Sakit, tidak ada penolakan-penolakan pasien. Itu yang menjadi bahan bagi kami yang sering terjadi," terang Zul.***

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HUT ke-27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614
Hotspot Melonjak Lagi, Sumatera 4.806, Riau 16, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
AAUI Pekanbaru Bekali Mahasiswa UNRI dengan Literasi Asuransi
Pasca Karhutla, BPBD PK Riau dan Pekanbaru Sisir Lahan Bekas Terbakar
Harga Cabai Pekanbaru Makin 'Pedas', Pemko Usul Subsidi Angkutan
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
komentar
beritaTerbaru