Ditresnarkoba Polda Riau Razia Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru
Ditresnarkoba Polda Riau Razia Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru
Hukrim
JAKARTA - Pengujian atau tes penyakit sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) karena memungkinkan petugas layanan kesehatan untuk mengidentifikasi dan mengkarantina mereka yang terjangkit virus ini.
Selain itu, pengujian tes ini berpotensi mengurangi jumlah keseluruhan infeksi dan memberi waktu bagi pembuat obat untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik dan membuat vaksin.
Maka dari itu, pembuat produk tekstil dan kimia Jepang, Kurabo Industries Ltd, berencana meluncurkan test pack khusus guna mendeteksi virus corona. Dikembangkan perusahaan China, alat itu dikatakan bisa mendeteksi seseorang terinfeksi corona atau tidak dalam 15 menit.
Baca Juga:
Test pack tersebut menggunakan sampel darah dan campuran kimia tertentu. Diharapkan alat ini bisa memangkas waktu tes pneumonia yang biasanya berlangsung beberapa jam.
Dikabarkan Mainichi JP, penjualan akan dilakukan Senin (16/3/2020) depan. Test pack ini mampu melakukan tes hingga 10 sampel dan akan dijual seharga 25.000 yen (US$ 240 atau Rp 3,3 juta).
Baca Juga:
Perusahaan Jepang lain, Shimadzu Corp, juga tengah mengembangkan alat yang sama. Kemungkinan alat tersebut akan selesai akhir Maret mendatang.
Di belahan dunia lain, khususnya Swiss memiliki alat tes corona yang hasilnya bisa diketahui dalam kurun waktu 3,5 hingga 4 jam. Alat tes ini bernama sistem Cobas 6800/8800 milik perusahaan farmasi Roche Holding AG.
Dilansir dari Bloomberg, sistem 8800 mampu menguji 4.128 pasien sehari, dan versi 6800 dapat menguji sebanyak 1.440 pasien. Alat ini juga tersedia di Eropa dan negara-negara yang menerima tanda CE untuk perangkat medis.
Sistem cobas 8800 dapat menguji pasien sekitar 10 kali lebih cepat daripada tes Roche yang ada untuk virus corona, yang berjalan pada perangkat MagNA Pure 24 dan LightCycler 480.
Tes ini menganalisis asam nukleat yang diekstraksi dari air liur atau lendir pasien dan membandingkannya dengan urutan yang ditemukan pada penyakit turunan dari virus corona lainnya, termasuk SARS
(CNBCIndonesia.com)
Ditresnarkoba Polda Riau Razia Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com, KUANSING Sebanyak 526 rumah di empat Kecamatan yakni Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Inuman K
Peristiwa
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Pemerintahan
Meriah, Riau Bhayangkara Run 2026 Akan Diikuti Sepuluh Ribu Pelari
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SIAK Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengikuti peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serentak melalui daring di Ge
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, intensif melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurba
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
INHIL Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Indragiri Hilir kembali menuai sorotan publik. Sejumlah persoalan mulai
Pendidikan
Aparat Lambat Tutup Warung RemangRemang Cafe KE Lipat Kain, Masyarakat Siap Turun Tangan
Hukrim