Jumat, 23 Oktober 2026 WIB

Seminar Nasional STIE Syari’ah Bengkalis Datangkan 3 Narasumber

Harijal - Sabtu, 24 Februari 2018 16:57 WIB
Seminar Nasional STIE Syari’ah Bengkalis Datangkan 3 Narasumber
Diskominforsantik Bengkalis
Seminar Nasional STIE Syari’ah Bengkalis Sabtu 24 Februari 2018, bertempat di Aula STIE Syari’ah Bengkalis, Riau.

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Emri Juli Harnis secara resmi membuka seminar Nasional tentang integrasi perguruan tinggi dan industri keuangan dalam menyikapi terbentuknya audit syari’ah di Indonesia, Sabtu 24 Februari 2018, bertempat di Aula STIE Syari’ah Bengkalis.

Seminar nasional itu, digelar Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Bengkalis dengan mendatangkan 3 narasumber yang ahli dalam hal regulasi audit syariah. yaitu Drs. H. Afrizal Zen, DR. Akhmad Affandi Mahfudz dan Ince Nopica.

Dalam arahan Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Emri Juli Harnis mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seminar nasional yang digelar STIE Syari’ah Bengkalis, mengingat industri keungan syariah menjadi salah satu faktor penting dalam menopang perekonomian Negara.

Baca Juga:

Sambung Bupati Amril pada dasarnya industri keuangan syariah memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan entitas konvesional karena selain harus memenuhi prinsip-prinsip akuntasi umum, lembaga keuangan syariah juga harus menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dan aturan syariah dalam pengelolaanya.

"Penerapan prinsip-prinsip dan aturan syariah dalam industri keuangan syari’ah dimaksudkan dalam dalam rangka melindungi pemangku kepentingan (Stakeholder) industri keuangan syariah, terutama masyarakat luas," kata Amril.

Baca Juga:

Untuk itu, tambah orang nomor satu Bengkalis itu, pelaksanaan audit harus bisa memastikan kepatuhan lembaga keuangan syariah melaksanakan kegiatannya sesuai dengan tata kelola syariah, sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingannya, hal ini sangat penting mengingat salah satu kunci keberhasilan pengelolaan industri keuangan berbasis syariah adalah trust atau amanah.

Menurutnya, perkembagan industri keuangan syariah di Indonesia tentunya memerlukan dukungan  sumber daya manusia (SDM) andal yang mampu memahami prinsip-prinsip kesyariahan, hal tersebut merupakan peluang bagi perguruan tinggi sebagai tempat mempersiapkan sumber daya manusia khususnya SDM keuangan syariah.

Melalui seminar nasional yang digelar STIE Syari’ah Bengkalis ini, Bupati Amril berharap dapat memberikan kontribusi dalam upaya sinergitas peran perguruan tinggi guna mendukung perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia, terlebih lagi dalam seminar kali ini dihadirkan sejumlah narasumber yang ahli dalam hal regulasi audit syariah.

Diakhir acara penyerahan cendramata dari STIE Syari’ah Bengkalis kepada narasumber, yang diserahkan Ketua STIE Syari’ah Bengkalis Khodijah Ishak kemudian dilanjut dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bengkalis Emri Juli Harnis.***

SHARE:
beritaTerkait
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2026-2027
Bertandang ke Kandang Persikad, PSPS Incar Enam Kemenangan Beruntun
Polda Riau Sita 2,1 Kilogram Sabu serta 284 Catridge Diduga Etomidate di Pekanbaru, Satu Tersangka Diamankan
Aroma Konflik Pengajuan HGU di Balik Kemitraan PT Oscar Investama, Hak Warga Terancam
Residivis Kasus Narkoba Diciduk Polisi di Panger, 2,14 Gram Sabu Disita
Ciptakan Lingkungan Belajar Sehat, BNN Dumai Resmikan Kemitraan P4GN di SMP Negeri 2
komentar
beritaTerbaru