Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
JAKARTA - Bijaklah dari sekarang dalam menginstall sebuah aplikasi di ponsel Android anda. Sebab, kembali ditemukan tiga aplikasi yang mengandung virus jahat spyware yang memata-matai dan mencuri data korban.
Tiga aplikasi jahat ini ditemukan oleh lembaga riset cybersecurity Trend Micro. Aplikasi jahat ini memata-matai pengguna di Facebook, Gmail dan Outlook.
Data tersebut dikumpulkan dan dikirimkan ke para hacker jahat. Bahkan aplikasi ini sempat berada di Google Play Store.
Baca Juga:
"Kami menemukan tiga aplikasi jahat di Google Play Store" tulis Trend Micro di sebuah postingan blog pribadinya, seperti dilansir dari GizChina, Kamis (16/1/2020).
Ketiga aplikasi sudah beraktivitas sejak Maret 2019. Berikut daftarnya adalah:
Camero - menyamar sebagai aplikasi foto
FileCrypt - menyamar sebagai aplikasi file manager
CallCam - menyamar sebagai aplikasi kamera.
Baca Juga:
Usut punya usut, para peneliti memperkirakan spyware itu dibuat oleh SideWinder, sekelompok peretas berbahaya yang aktif sejak 2012. Dalam beberapa tahun terakhir mereka mencoba untuk meretas organisasi militer.
Malware yang hadir pada tiga aplikasi itu sangat rentan menyusup ke smartphone dengan sistem operasi Android lama.
Malware ini bahkan bisa melakukan rooting otomatis pada Android untuk menginstal beberapa file APK dari jarak jauh. Dalam beberapa kasus, virus juga menyasar pada pelanggaran dengan ponsel chipset Mediatek.
Setelah berhasil masuk, malware akan mengumpulkan semua data yang ada di perangkat anda, termasuk pesan Anda di WeChat, Outlook, Twitter, Yahoo Mail, Facebook, Gmail, atau bahkan melalui Google Chrome.
Dalam prosesnya, ini juga mengambil alih geolokasi Anda, dokumen yang disimpan seperti foto, video, dan lain-lain.
Serius daftar aplikasi yang diinstal, ID akun Anda dan data mengenai jaringan Anda atau perangkat Anda. Semua informasi yang bernilai akan dijual di dark web.
Untuk menghindari jatuh ke dalam perangkap yang ditetapkan oleh peretas, disarankan untuk anda tidak menginstal aplikasi dari pengembang yang tidak dikenal, bahkan di Play Store.
Demikian pula, Anda harus melihat ulasan dan komentar sebelum mengunduh aplikasi apa pun. Aplikasi antivirus terpercaya juga membantu anda untuk terhindar dari perangkat lunak jahat.
(cnbcindonesia.com)
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan menangkap seorang pria berinisial DK (35) lantaran diduga menggelapkan uang tunai se
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperluas jaringan bisnis di Sumatera, PT Mitra Kencana Nusantar
Ekbis
kabarmelayu.com,INHU Penanganan laporan dugaan pembobolan kamar di wilayah hukum Polsek Batang Gansal, Polres Indragiri Hulu (Inhu), menua
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, hingga saat ini tercatat me
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan