Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Warga Terkonfirmasi Covid-19, Dua Objek Wisata Andalan Kuansing Ditutup

Harijal - Kamis, 18 Juni 2020 18:03 WIB
Warga Terkonfirmasi Covid-19, Dua Objek Wisata Andalan Kuansing Ditutup
(Foto MCR/HO: Heru Maindikali)
Air Terjun Batang Koban Kuantan Singingi Riau

PEKANBARU - Pemerintahan Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing bersama BPD, Ninik Mamak tokoh masysarakat dan pemuda menutup sementara dua objek widasa yang menjadi andalan desa tersebut.

Kedua objek wisata tersebut masing-masing, air terjun tujuh tingkat Batang Koban dan pemandian ngarai Batang Ogan. Dua objek wisata ini termasuk dalam objek wisata Kuansing yang paling diburu pengunjung. Pantauan di dua objek wisata tersebut sejak lebaran hingga pekan kedua bulan Juni mencapai 2000 pengunjung. Pengunjung tersebut tersebar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuansing.

Menurut Kepala Desa Lubuk Ambacang Iid Siswandi, penutupan tersebut bersifat sementara. 

Baca Juga:

"Dan Ini sudah kesepakatan bersama dengan semua unsur. Tadi malam kami sudah rapat membahas ini. Maka diputuskan, mulai hari ini (Senin lalu. red) dua objek ini ditutup. Ini berkaitan dengan adanya 3 warga Singingi Hilir yang terkonfirmasi Covid-19," katanya, Kamis (18/6/2020).

Dengan ditutupnya dua objek wisata tersebut, lanjut Iid, maka pemerintahan desa sudah berupaya menyelamatkan warganya dari penyebaran Covid-19.

Baca Juga:

"Kita kan tidak bisa mengetahui pengunjung datang dari mana. Lagian, Lubuk Ambacang ini juga termasuk dekat dengan Kecamatan Singingi Hilir jika pengunjung melewati akses jalan Jake-Lubuk Ambacang," katanya lagi.

Pemerintahan desa mengimbau masyarakat untuk bisa sama-sama memahami situasi yang terjadi saat ini. 

"Ini untuk kebaikan kita semua. Kita tidak mau warga kita terpapar nantinya," harapnya.

Kepada pengunjung dari luar Lubuk Ambacang yang ingin berkunjung ke Batang Koban dan Batang Ogan, diminta untuk menunda dulu. Sebab, pihak pemerintahan desa dan BPD tidak akan memberi izin masuk bagi pengunjung.

"Setelah kasus Covid-19 ini selesai, kita akan buka kembali. Ini memang merugikan masyarakat kami. Tapi bagaimana lagi, kita tentu mencari mana yang terbaik," tuturnya.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur
Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
komentar
beritaTerbaru