Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Warga Terkonfirmasi Covid-19, Dua Objek Wisata Andalan Kuansing Ditutup

Harijal - Kamis, 18 Juni 2020 18:03 WIB
Warga Terkonfirmasi Covid-19, Dua Objek Wisata Andalan Kuansing Ditutup
(Foto MCR/HO: Heru Maindikali)
Air Terjun Batang Koban Kuantan Singingi Riau

PEKANBARU - Pemerintahan Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing bersama BPD, Ninik Mamak tokoh masysarakat dan pemuda menutup sementara dua objek widasa yang menjadi andalan desa tersebut.

Kedua objek wisata tersebut masing-masing, air terjun tujuh tingkat Batang Koban dan pemandian ngarai Batang Ogan. Dua objek wisata ini termasuk dalam objek wisata Kuansing yang paling diburu pengunjung. Pantauan di dua objek wisata tersebut sejak lebaran hingga pekan kedua bulan Juni mencapai 2000 pengunjung. Pengunjung tersebut tersebar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuansing.

Menurut Kepala Desa Lubuk Ambacang Iid Siswandi, penutupan tersebut bersifat sementara. 

Baca Juga:

"Dan Ini sudah kesepakatan bersama dengan semua unsur. Tadi malam kami sudah rapat membahas ini. Maka diputuskan, mulai hari ini (Senin lalu. red) dua objek ini ditutup. Ini berkaitan dengan adanya 3 warga Singingi Hilir yang terkonfirmasi Covid-19," katanya, Kamis (18/6/2020).

Dengan ditutupnya dua objek wisata tersebut, lanjut Iid, maka pemerintahan desa sudah berupaya menyelamatkan warganya dari penyebaran Covid-19.

Baca Juga:

"Kita kan tidak bisa mengetahui pengunjung datang dari mana. Lagian, Lubuk Ambacang ini juga termasuk dekat dengan Kecamatan Singingi Hilir jika pengunjung melewati akses jalan Jake-Lubuk Ambacang," katanya lagi.

Pemerintahan desa mengimbau masyarakat untuk bisa sama-sama memahami situasi yang terjadi saat ini. 

"Ini untuk kebaikan kita semua. Kita tidak mau warga kita terpapar nantinya," harapnya.

Kepada pengunjung dari luar Lubuk Ambacang yang ingin berkunjung ke Batang Koban dan Batang Ogan, diminta untuk menunda dulu. Sebab, pihak pemerintahan desa dan BPD tidak akan memberi izin masuk bagi pengunjung.

"Setelah kasus Covid-19 ini selesai, kita akan buka kembali. Ini memang merugikan masyarakat kami. Tapi bagaimana lagi, kita tentu mencari mana yang terbaik," tuturnya.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru