Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Bagi warga kota yang sudah lama tidak pernah menyambangi hutan kota, luangkanlah waktu akhir pekan ini. Karena diam-diam hutan yang berada di kawasan Jalan Diponegoro ini ternyata memiliki peliharaan buaya. Ukurannya sudah cukup panjang dan giginya sangat tajam. Tapi, tidak perlu khawatir untuk membawa anak karena buaya ini dikurung dalam kandang besi.
Untuk melihatnya, pengunjung perlu masuk agak jauh ke dalam. Sebenarnya peliharaan buas ini bukan barang baru disini. Menurut perawatnya, buaya ini sudah eksis di hutan kota sejak 2012. Pengawas buaya-buaya ini yang bernama Sahdan menyebutkan, dulunya ada dua ekot buaya dalam kurungan tersebut. Karena berebut makanan salah seekor terluka dan mati. Namun ketika ditanya darimana asalnya, Sahdan sepertinya bingung.
’’Saya kurang tau juga ya asal muasal buaya ini. Soalnya saya baru juga di sini. Katanya dulu ada warga yang nemu terus dikasih ke sini untuk dirawat,’’ jawab Sahdan sekenanya kepada wartawan.
Baca Juga:
Untuk perawatan, Sahdan memberikan makanan seperti ikan patin, ikan nila segar, daging ayam dan lainnya. Buaya ini diberi makan tiga kali sehari. Untuk sekali makan, reptil ini bisa makan hingga dua kilogram. Reptil air yang berukuran lebih kurang 2,5 meter ini hidup dalam bekas sangkar burung dengan kondisi pagar berkarat dan atap yang mulai keropos.
Sahdan mengaku, dirinya hanya bertugas sebagai pengawas. Untuk detail buaya tersebut seperti kelamin, siapa yang bertanggungjawab, dirinya tidak mengetahui. Bahkan ternyata Sahdan juga takut sama buaya ini.’’Nggak tahu, soalnya nggak berani ngelihat. Biasanya yang ngasih makan tu yang tahu. Kan dia berani, udah terbiasa,’’ katanya.
Baca Juga:
Ternyata tidak semua pengunjung tahu keberadaan buaya ini. Salah seorang pengunjung bernama David (30) yang mengaku sering main di hutan kota, tapi sama sekali tidak tahu bahwa disana ada buaya. Malah ketika disebutkan ada buaya di hutan kota, David malah terkejut.
Sementara itu Pengunjung lainnya bernama Onny (20) sudah tahu keberadaan buaya itu. Bahkan dirinya mengaku sudah tahun buaya itu sudah ada sejak tahun 2012 lalu. Namun menurutnya, buaya itu tidak terurus dengan benar.
Bahkan kandangnya yang berkarat dinilai sudah tidak layak lagi untuk sang predator.
(riaupos.co)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri