Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Syamsuar Idamkan Kabupaten Siak Mirip Penang-Malaka

Harijal - Rabu, 15 Februari 2017 11:05 WIB
Syamsuar Idamkan Kabupaten Siak Mirip Penang-Malaka
adi/riaueditor.com Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat menghadiri malam cap gome 2017 tahun baru cina 2568 yang diselenggarakan di pelataran Kelenteng Hock Siu Kiong Kabupaten Siak, Riau pada Sabtu Sabtu (11/02/17) kemarin.

SIAK, kabarmelayu.com - Perayaan malam cap gome 2017 atau tahun baru china 2568 yang diselenggarakan di pelataran Kelenteng Hock Siu Kiong Kabupaten Siak, Riau pada Sabtu (11/02/17) kemarin, mendapat apreasiasi dari Bupati Siak Drs H Syamsuar, M.Si

Pasalnya, saat ini perayaan cap gome tersebut tengah masuk sebagai warisan budaya dan kota pusaka yang nantinya bisa saja sejajar dengan kota Penang, kota Malaka dari negara Malaysia dan kota Solo serta kota-kota lainnya di Indonesia.

"Saya mengajak masyarakat kabupaten Siak untuk menjaga warisan tersebut, sehingga para pelancong yang datang dapat melihat Siak dari segi budaya, sejarah maupun cagar budayanya," ujarnya pada kata sambutannya malam tersebut.

Baca Juga:

Dia menilai potensi pariwisata tersebut akan maju, jika mendapat dukungan dari masyarakatnya. Apalagi partisipasi dan peran serta dari masyarakat sangat dibutuhkan, seperti keramah-tamahan kepada pelancong, sopan santun dan kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan.

Ia mengungkapkan saat ini pihak Malaka bersedia membantu untuk mempromosikan negeri istana, dan bersedia mengembangkan pariwisata dalam bentuk kerjasama antar negeri. Akan tetapi harapan tersebut tentunya mendapat dukungan dan persetujuan dari Mendagri dan Menteri Luar Negeri.

Baca Juga:

Syamsura juga berharap kedepan pihaknya akan membuat tempat tiket dan toilet yang berdekatan dengan istana. Rencananya para pelancong diberikan 1 tiket untuk 6 kunjungan wisata termasuk kelenteng. Dan tentunya sudah disiapkan para petugas yang bisa memberikan informasi seputar objek wisata tersebut.

Menurutnya, angka kunjungan wisata ke Siak cukup besar, sementara tempat parkir yang ada belum bisa menampung kendaraan yang datang. Mengatasi hal tersebut, pemkan Siak tengah mempersiapkan peraturan daerah "sepuluh ribu langkah". Artinya, setiap pengunjung yang membawa kendaraan, parkirnya di satu titik yang telah ditentukan, selanjutnya para wisatawan berjalan kaki menyusuri objek wisata yang ada di kota Siak itu.(rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru