Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Disparpora Rohil Ikuti Sosialiasi Branding “Pesona Indonesia”

Harijal - Selasa, 21 Maret 2017 17:58 WIB
Disparpora Rohil Ikuti Sosialiasi Branding “Pesona Indonesia”
dw/rec
Disparpora Rohil Ikuti Sosialiasi Branding “Pesona Indonesia” di Pekanbaru.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Rokan Hilir mengikuti sosialiasi branding Pesona Indonesia di Pekanbaru. Acara berlangsung sejak 20-22 Maret 2017 di Hotel Aryaduta Pekanbaru.

"Sosialisasi ini bagus karena salah satu elemen pemasaran wisata sehingga bisa berkembang," kata Kadisparpora Rohil, H Ali Asfar SSos,MSi, Selasa (21/3) kemarin.

Branding dalam pengembangan kepariwisataan semakin penting terutama pada era teknologi informasi saat ini. Apalagi Pesona Indonesia atau dalam bahas inggris "Wonderfull Indonesia" memang sudah mendunia yang terus digalakkan oleh Kementrian Pariwisata (Kemanpar).

Baca Juga:

Branding ini boleh dipergunakan oleh semua daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Rokan Hilir. Apalagi, salah satu wisata Rokan Hilir yakni Ritual Bakar Tongkang Masuk agenda wisata Nasional yang telah dilaunching pekan lalu di Jakarta bersama Mentri Pariwisata.

"Dengan memiliki branding pariwisata, maka diharapkan sumber daya yang digunakan realitas dan tepat sasaran, mampu memposisikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan," katanya.

Baca Juga:

Apalagi, lanjut mantan Asisten III Setdakab Rohil itu bahwa Pemerintah provinsi Riau saat ini sedang gencar-gencarnya menggerakan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan dalam menggerakan perekonomian daerah. Riau sangat kaya dengan keragaman budaya, dan keindahan alam. Hal tersebut merupakan modal dalam mengembangkan kepariwisataan di provinsi Riau.

"Untuk Rokan Hilir sejauh ini potensinya luar biasa, hanya saja memang kita masih menjajaki dan mulai bergerak cepat untuk melengkapi berbagai sarana dan prasarana," katanya.

Sinergitas antara provinsi Riau khususnya Dinas Pariwisata dengan Pemkab dan Kota juga diperlukan mengingat persoalan Wisata memang harus bergotong royong baik menyerap dana Riau maupun dana Pusat untuk kemajuan wisata daerah. 

"Fokus kita selain mempromosikan potensi daerah melalui sektor wisata juga untuk meningkatkan pendapatan daerah," pungkasnya. (dw)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru