Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dalam mencapai suksesnya tujuan pemasaran diperlukan elemen-elemen Pemasaran, diantaranya melalui pencitraan atau dikenal dengan istilah Branding.
Branding dalam pengembangan kepariwisataan semakin penting terutama pada era teknologi informasi saat ini.
Hal tersebut dikatakan Kadis Pariwisata (Kadispar) Riau Fahmizal Usman pada saat membuka acara Sosialisasi Branding Pesona Indonesia, Kamis,(20/3), yang digelar oleh Kementerian Pariwisata RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Riau, di Hotel Aryaduta Pekanbaru yang dihadiri oleh beberapa pejabat dari Kementerian Pariwisata RI,dan Kepala Dinas Pariwisata se-provinsi Riau, dan GM Garuda Pekanbaru, berlangsung pada 20 sampai 22 Maret 2017.
Baca Juga:
"Branding menjadi salah satu tren yang telah biasa digunakan oleh individu, kelompok masyarakat, institusi sosial dan komersil dan pemerintah," kata Kadispar Riau Fahmizal Usman.
Menurut Fahmizal pentingnya peranan branding mendorong pemerintah perlu mensosialisasikan branding pariwisata, hal ini disebabkan oleh beberapa poin diantaranya, upaya untuk menegaskan reputasi produk pariwisata agar berpola sesuai dengan mindset kekinian, teknologi, trend wisata yang esensi dasarnya adalah berangkat dari nilai-nilai originalitas dan keunikan lokal.
Baca Juga:
"Dengan memiliki branding pariwisata, maka diharapkan sumber daya yang digunakan realitas dan tepat sasaran, mampu memposisikan sektor pariwisata sebagai sektor unggural," ujar Fahmizal.
Pemerintah provinsi Riau saat ini sedang gencar-gencarnya menggerakan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan dalam menggerakan perekonomian daerah. Riau sangat kaya dengan keragaman budaya, dan keindahan alam. Hal tersebut merupakan modal dalam mengembangkan kepariwisataan di provinsi Riau.
Tentunya pemerintah provinsi Riau khususnya Dinas Pariwisata memerlukan sinergitas dengan semua pemangku kepentingan baik di pemerintah pusat, pemerintah daerah, Industri, hingga komunitas. Stakeholder terkait juga harus diajak bersatupadu sebagai objek branding sekaligus sebagai endoser dalam memperkuat citra pariwisata. (rhu/gam)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri