Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Empat Iven Pariwisata Besar Riau Ini, Cocok untuk dikunjungi Wisatawan

Harijal - Senin, 19 Februari 2018 17:47 WIB
Empat Iven Pariwisata Besar Riau Ini, Cocok untuk dikunjungi Wisatawan
ist.
Surfing Bono di Kabupaten Pelalawan provinsi Riau.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Provinsi Riau kini tengah mencoba meningkatkan kunjungan wisatawan dengan mengadakan beberapa Festival dan Atraksi Kebudayaan.

Berbagai acara menarik di Riau dimulai pada pertengahan Februari dan berakhir di penghujung tahun. Menariknya ada beberapa acara yang mengajak wisatawan untuk berinteraksi.

Setidaknya ada 4 agenda seru yang bakal diadakan di Riau. Berikut ulasan selengkapnya;

Baca Juga:

1. Festival Perang Air

Pertengahan bulan Februari ini, Riau akan menggelar Festival Perang Air atau yang dikenal dengan agenda Cian Cui. Festival ini, wisatawan akan diajak bermain tembakan air sambil berkeliling kota.

Baca Juga:

Menariknya lagi, Festival Perang Air seperti ini hanya ada di tiga negara dan salah satunya adalah Indonesia.

2. Bakar Tongkang

Libur lebaran bingung mau kemana? Anda bisa datang ke Riau sambil menjadi saksi mata sebuah tradisi unik yang sudah ada sejak tahun 1800-an.

Adalah atraksi bakar tongkang atau bakar perahu yang setiap tahun mampu menyedot perhatian wisatawan. Atraksi ini akan berlangsung pada Juni 2018 mendatang.

3. Pacu Jalur

Merayakan hari Kemerdekaan di Riau juga seru. Satu festival yang melegenda yaitu Pacu Jalur, biasa digelar setiap bulan dan sudah terjadi sejak 108 tahun yang lalu.

Jalur sendiri memiliki arti perahu. Nantinya, akan ada 25 wisatawan mengayuh perahu yang terbuat dari satu batang pohon utuh yang tidak putus.

4. Bono Surfing

Menutup akhir tahun, festival yang menjadi andalan masyarakat Riau adalah Bono Surfing. Menariknya, wisatawan akan diajak melakukan surfing di sungai Kampar bukan di laut.

Sungai ini memiliki gelombang ombak ajaib yang disebut gelombang Bono. Gelombang Bono sendiri terjadi ketika arus pasang air laut bertemu dengan muara sungai yang lebar.

Semua itu ditambah dengan angin dan tebing yang berada di kanan-kiri hingga tercipta ombak sungai yang sangat menantang.

Meski dianggap menyeramkan oleh penduduk setempat, namun salah satu surfer asal Australia pernah membuktikan bermain selancar dan mendapatkan rekor muri di sana.***

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru