Kamis, 24 September 2026 WIB

Pasukan Khusus Gabungan TNI dan Singapura Sukses Bebaskan Pembajakan Kapal Casiopeia

Redaksi - Kamis, 05 Juni 2025 11:16 WIB
Pasukan Khusus Gabungan TNI dan Singapura Sukses Bebaskan Pembajakan Kapal Casiopeia
SINGAPURA - Sekelompok teroris membajak kapal Casiopeia, sebuah Kapal Tanker Gas Alam Cair yang berlayar dari Laut China Selatan menuju Selat Singapura. Para teroris ini berencana menjadikan kapal tanker tersebut sebagai bom Apung untuk diledakkan di sekitar perairan laut Indonesia dan Singapura.

Informasi intelijen ini diperoleh berkat sinergitas antara MSTF (Maritime Security Task Force) HUB Singapore Armed Force (SAF) dan Pusat Komando Dan Pengendalian (Puskodal) Koarmada I yang berhasil mendeteksi Kapal tanker asing mencurigakan masuk dalam perairan perbatasan Indonesia -Singapura.


Baca Juga:
Setelah memperoleh data mengenai kekuatan musuh hasil kolaborasi antara Information Fusion Center (IFC) milik Singapura dan Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI, kedua negara segera mengirimkan kedua kapal perangnya untuk mempersempit gerakan. Dan tanpa memerlukan waktu lama, pasukan khusus TNI dan SAF berhasil melumpuhkan teroris yang telah membajak kapal tanker tersebut dan menggagalkan rencana aksi teror mereka.

Operasi militer khusus ini merupakan skenario latihan gabungan bersama antara Pasukan khusus TNI dan Singapura yang bertajuk Griffin Cakti 2025.

Baca Juga:

Aksi memukau para pasukan khusus kedua negara ini ditinjau langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Chief Of Defence Force (CDF) Singapura Vice Admiral Aaron Beng di perairan Batam, Rabu (4/6/2025).


"Saya mengapresiasi atas profesionalisme, semangat, kedisiplinan, kebersamanan yang telah ditunjukkan selama latihan ini, sikap keberanian, kekuatan dan kualitas tinggi yang di tampilkan kedua pasukan elit ini yang siap menjujung tinggi nilai-nilai kesatuan dan kolaborasi," pungkas Panglima TNI.

Latgabma yang dibuka pada Senin (2/6) ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat antara TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) dalam menjaga keamanan kawasan serta untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas satuan operasi khusus dalam skenario penanggulangan aksi teroris di wilayah perairan perbatasan, serta meningkatkan interoperabilitas dan sinergi taktis.


Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Cba Tedi Rudianto

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wilson Lalengke Laporkan Kapolda Sumsel ke Divpropam Mabes Polri
Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027
Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar
Ekosistem Kendaraan Listrik Didorong Tak Berhenti di Pabrik
Open Turnamen Volleyball Putra Dandim Cup ke-8 Inhil Resmi Dibuka
Gondol Aki Mobil, Pria Pengangguran di Rumbai Dibekuk
komentar
beritaTerbaru