Selasa, 05 Mei 2026 WIB

Prajurit Kodam IM Sigap Selamatkan Warga Aceh dari Banjir dan Longsor

Redaksi - Minggu, 30 November 2025 23:21 WIB
Prajurit Kodam IM Sigap Selamatkan Warga Aceh dari Banjir dan Longsor
Puspen TNI
kabarmelayu.comACEH - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang berlangsung sejak pertengahan November 2025 memicu banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah di sejumlah wilayah Aceh.

Dampak bencana semakin meluas, mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan ribuan lainnya harus mengungsi.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengungkapkan sebanyak 33.817 KK atau 119.988 jiwa terdampak, sementara 6.998 KK atau 20.759 jiwa terpaksa mengungsi di 16 kabupaten/kota.

Baca Juga:

Tingginya curah hujan dan kondisi geologi yang labil memperparah bencana di lapangan, menyebabkan rumah terendam antara 30 hingga 130 cm, bahkan beberapa akses transportasi terputus, Sabtu (29/11/2025).


Baca Juga:

Wilayah terdampak meliputi Bener Meriah, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Lhokseumawe, Langsa, Gayo Lues, Aceh Barat, Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Utara, hingga Aceh Selatan.

Melihat situasi yang berkembang cepat, pemerintah daerah telah menetapkan Status Darurat Bencana di delapan kabupaten/kota, yang menjadi dasar dikerahkannya seluruh unsur penanganan secara terpadu.

Menindaklanjuti kondisi ini, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menginstruksikan jajaran satuan TNI AD di wilayah Aceh untuk bergerak cepat ke titik-titik terdampak.

Sejak hari pertama, prajurit Kodam IM telah berada di lapangan membantu evakuasi, penyaluran logistik, hingga pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor.

"Kami tidak akan meninggalkan masyarakat dalam kondisi sulit. Prajurit Kodam IM akan tetap berada di lapangan hingga kondisi benar-benar pulih," tegasnya.

Prajurit turut mengevakuasi warga rentan seperti lansia, anak-anak, perempuan, serta penyandang kebutuhan khusus, sekaligus mengoperasikan alat berat dan peralatan manual untuk membuka kembali jalur penghubung antardesa.

Di pos-pos pengungsian, TNI mendirikan tenda darurat, dapur umum lapangan, dan menyalurkan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak atau terendam.

Dengan kehadiran penuh prajurit Kodam Iskandar Muda yang bekerja siang dan malam, TNI bertekad memastikan penanganan bencana di Aceh berjalan optimal hingga kondisi masyarakat kembali stabil dan aman.

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pekanbaru Masih Dibelit Persoalan Banjir, Ini Kata Wawako Markarius
Presiden RI Beri Penghormatan Terakhir Untuk Tiga Prajurit TNI Saat Persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta
Aksi Balap Liar di Desa IV Koto Setingkai, Resahkan Masyarakat
Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini
Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus TA 2026
Data Sementara 9 Meninggal, 81 Hilang, 12 Drone Dikerahkan Cari Korban Longsor Bandung Barat
komentar
beritaTerbaru