Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
KUANSING, kabarmelayu.com - Mengawali Tahun 2018, Bank Riau Kepri kembali menyerahkan Corporate Social Responsibilty (CSR) berupa satu unit mobil mini bus toyota HIACE untuk Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi guna operasional Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi Desa Beringin yang diawali dengan jalan santai bersama, Selasa (02/01/2018).
Penyerahan CSR Bank Riau Kepri tersebut dilaksanakan bertepatan dengan acara Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia ke-72 yang dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi.
CSR Bank Riau Kepri tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Eka Afriadi kepada Bupati Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si didampingi Ketua PKK Kab. Kuantan Singingi, Dra. Emi Safitri Mursini, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, Hs. MA dan Pemimpin Cabang Taluk Kuantan, T.M. Fadly Kholis.
Baca Juga:
Mobil mini bus toyota HIACE ini nantinya akan dipergunakan untuk mobil operasional tim penggerak PKK Kabupaten Kuantan Singingi.
Ditemui usai acara Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Eka Afriadi berharap bantuan program kemitraan Bank Riau Kepri tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperlancar tugas tim penggerak PKK di Kabupaten Kuantan Singingi.”penyerahan program kemitraan ini merupakan bentuk kepedulian Bank Riau Kepri dan semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya” ungkapnya.
Baca Juga:
Kemudian Eka Afriadi menyampaikan bentuk program kemitraan Bank Riau Kepri yang diberikan dijalankan sesuai dengan aturan dan juga sesuai permintaan yang diajukan oleh Pemerintah Daerah di Riau dan Kepri yang juga merupakan pemegang saham dan besar dananya sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setiap tahunnya. Penggunaan Dana Kemitraan tersebut bisa berbentuk mendukung program pendidikan, program Kesehatan, sarana dan prasarana pendidikan, rumah layak huni, beasiswa dan lain sebagainya, sehingga program Pemerintah Daerah dapat sejalan dengan program bantuan yang diberikan Bank Riau Kepri untuk kesejahteraan masyarakat.
Program Kemitraan BRK merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Riau Kepri yang diberikan kepada Pemprov, Pemkab dan Pemko untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta lingkungan dimana Bank Riau Kepri berada sesuai permintaan dan program pemerintah yang dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat.
Tampak hadir pada acara tersebut Danramil Kab. Kuantan Singingi, Kepala Kementerian Agama Kab/Kota se Provinsi Riau dan Kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Kuantan Singingi beserta para tamu undangan lainnya. (hms/brk)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
INHIL Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Indragiri Hilir kembali menuai sorotan publik. Sejumlah persoalan mulai
Pendidikan
Aparat Lambat Tutup Warung RemangRemang Cafe KE Lipat Kain, Masyarakat Siap Turun Tangan
Hukrim
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia kembali berhasil digagalkan oleh Direktorat Po
Hukrim
kabarmelayu.com,MANADO Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara periode 20262031 resmi dilantik dan dikukuhk
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Pimpinan Daerah Salimah Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat organisasi melalui Pelatihan Kepe
Sosial
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan