Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS Bagi Siswa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui dinas kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus
Kesehatan
Kegiatan yangvl diikuti kepala daerah yang terdiri dari Gubernur, wali kota, dan bupati terpilih se-Riau ini berlangsung di Kantor LAM RiaubJalan Diponegoro Pekanbaru, Sabtu 1l(1/3/2025).
Sebelumnya, para kepala daerah terpilih tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru usai menjalani retret di Akmil Magelang selama seminggu.
Bupati Inhil bersama wakil Bupati serta Gubernur Riau dan kepala daerah se-Riau hadir mengenakan pakaian Melayu bernuansa putih. Acara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Kapolda Riau Irjen Pol. M. Iqbal, Kejati Riau Anwar Abbas, serta perwakilan Forkompimda lainnya.
Baca Juga:
Tepuk tepung tawar merupakan tradisi adat masyarakat Melayu Riau yang biasa dilaksanakan dalam acara-acara penting, termasuk mendoakan pemimpin terpilih. Tradisi ini bertujuan memberikan berkat dan keberkahan serta menandai babak baru dalam kepemimpinan di Riau.

Baca Juga:
Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil dalam sambutannya mengatakan, acara ini digelar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
"Tepuk tepung tawar ini menjadi penting bagi masyarakat Melayu sejak dahulu. Tradisi ini telah mengalami akulturasi dengan Islam, sehingga kental dengan nilai-nilai keislaman," ujarnya.
Ia menambahkan, dalam prosesi ini tersebut tali berpilin tiga, yakni antara adat, syariah, dan pemerintah bersatu.
Hakikatnya, upacara ini adalah doa untuk keselamatan dan kesejahteraan, baik bagi pemberi maupun penerima tepuk tepung tawar.
Prosesi tepuk tepung tawar melibatkan berbagai kelengkapan yang sarat dengan nilai adat dan budaya Melayu. Tujuh nampan berisi dedaunan dan bahan-bahan tertentu disiapkan, di antaranya daun sitawar, sidingin, beras kunyit dan lainnya. Setiap kelengkapan memiliki makna simbolis dalam kehidupan manusia.
Misalnya, daun ati-ati melambangkan kehati-hatian dan kewaspadaan, sementara beras kunyit simbol kemakmuran.
"Semua ini mengajarkan kita untuk bergaul dengan baik, berbicara berdasarkan logika, dan selalu waspada dalam menjalani kehidupan," ujar Taufik.
Sementara itu, Bupati Inhil H. Herman menyambut baik terlaksananya Acara tersebut, terlebih bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dengan harapan menjadi momen tepat untuk bersatu dan melawan hawa nafsu.
"Kekuasaan sering kali dipenjara oleh nafsu. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingatkan diri untuk menjaga integritas dan amanah dalam membangun daerah, terkhusus Kabupaten Indragiri Hilir," ungkap H.Herman
Saat prosesi tepuk tepung tawar dimulai, sejumlah Datuk secara bergantian memberikan tepuk tepung tawar kepada Gubernur Riau, wakil gubernur, serta para wali kota dan bupati se-Riau.
Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para pemimpin terpilih, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Riau yang mengharapkan kepemimpinan yang baru ini bisa mensejahterakan dan membawa keberkahan bagi masyarakatnya.(ADV)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui dinas kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus
Kesehatan
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke81
Pendidikan
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Hukrim
Bicara di Forum IMTGT, Kapolda Riau Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) Green Cities Mayor Council
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menjaring seorang warga
Pemerintahan
Menaker Pemerintah Perkuat Pasar Kerja agar Kompetensi Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) mengkaji ulang implement
TNI/Polri