Rabu, 09 September 2026 WIB

Bermalam di Lokasi Karhutla, Kapolres Inhu dan Dandim Padamkan Api Karhutla

Redaksi - Rabu, 09 September 2026 17:59 WIB
Bermalam di Lokasi Karhutla, Kapolres Inhu dan Dandim Padamkan Api Karhutla
Bermalam di Lokasi Karhutla, Kapolres Inhu dan Dandim Padamkan Api Karhutla
kabarmelayu.comINHU - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, terus dilakukan.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra bersama Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara K Prabowo turun langsung memimpin pemadaman di lokasi kebakaran yang diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare.

Eka mengatakan, titik panas di kawasan tersebut pertama kali terdeteksi melalui Dasbor Aplikasi Lancang Kuning pada Minggu (6/9/2026).

Baca Juga:

Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, petugas menemukan kebakaran pada areal perkebunan kelapa sawit dengan jenis tanah mineral.

"Kami bersama seluruh unsur tetap berada di lapangan. Kondisinya memang tidak mudah, akses cukup jauh, sumber air terbatas dan jaringan komunikasi juga tidak tersedia. Tetapi penanganan harus terus dilakukan sampai benar-benar tuntas," katanya, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:

Operasi pemadaman melibatkan sedikitnya 64 personel gabungan dari Polri, TNI, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Dukungan pemadaman dari udara juga dikerahkan melalui satu unit helikopter water bombing untuk membantu personel darat menangani area yang sulit dijangkau.

Menurut Eka, sinergi seluruh unsur menjadi penting karena kondisi lapangan membutuhkan penanganan secara simultan dari darat dan udara.

"Personel darat terus melakukan pemadaman dan pendinginan, sementara water bombing membantu dari udara. Semua bergerak bersama agar kebakaran tidak semakin meluas," ujarnya.

Penanganan Karhutla di Anak Talang menghadapi sejumlah kendala. Lokasi kebakaran membutuhkan perjalanan sekitar dua jam dari Polsek Batang Cenaku, jauh dari permukiman, tidak memiliki jaringan telekomunikasi, serta sulit mendapatkan sumber air.

Kondisi tersebut membuat personel harus bekerja secara intensif sekaligus memastikan area yang telah berhasil dipadamkan tidak kembali terbakar.

Di tengah operasi tersebut, Kapolres dan Dandim memilih bertahan bersama personel di lapangan. Keduanya bermalam dan menjalankan ibadah di lokasi kebakaran sembari memantau langsung proses pemadaman.

Eka mengatakan, fokus tim saat ini bukan hanya memadamkan api yang terlihat, tetapi juga melakukan pendinginan dan pengawasan untuk mencegah kebakaran kembali muncul.

"Selama masih ditemukan asap dan masih ada potensi api kembali muncul, personel tetap melakukan penanganan. Kami ingin memastikan lokasi benar-benar aman sebelum operasi dinyatakan selesai," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan seluruh jajaran telah diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan merespons cepat setiap titik panas maupun titik api yang terdeteksi di wilayah masing-masing.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Patroli, sosialisasi larangan membakar lahan, deteksi dini hotspot hingga pengecekan langsung ke lapangan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan.

"Instruksi Bapak Kapolda jelas, jangan menunggu api membesar. Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti di lapangan. Pencegahan diperkuat, dan ketika terjadi kebakaran, seluruh sumber daya yang tersedia harus bergerak untuk mempercepat penanganan," kata Akmadi.

Akmadi menambahkan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan juga meminta seluruh jajaran menjaga soliditas dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, MPA serta unsur lainnya dalam menghadapi Karhutla.

"Yang bekerja di lapangan bukan satu institusi. Ini kerja bersama. Personel kita, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, MPA dan masyarakat berjibaku di lapangan. Fokus kita satu, api harus segera dikendalikan dan jangan sampai meluas," pungkasnya.(beng)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Camat dan Lurah di Pekanbaru Diminta Aktifkan Posko Karhutla
Kabut Asap Menebal, Warga Pekanbaru Diimbau Gunakan Masker
Bupati Bengkalis dan Forkopimda Turun ke Lokasi Karhutla Sungai Meranti
Api Kembali Menyala, Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla Sungai Beringin Hingga Malam
Plh Bupati Inhil Tekankan Kewaspadaan Karhutla
Perkuat Pencegahan, 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla dari 41 Kasus di Riau
komentar
beritaTerbaru