PWI Sumbar Juara National Open PWI Pekanbaru 2026
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet PWI Biliar Sumatera Barat (Sumbar), Paul Hendri, berhasil membawa pulang Piala Wakil Ketua DPRD Pekanbaru,
Sport
Makna tulisan tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil dalam elu-eluannya. Ornamen itu bukan sekadar hiasan tapi itu merupakan simbol kuat dari dimensi spiritual seorang pemimpin dalam tradisi kerajaan Melayu.
Bala Ruh berasal dari konsep pengakuan ruh terhadap keesaan Allah sejak zaman azali, sedangkan Tajalli merujuk pada penampakan sifat-sifat Ilahi kepada makhluk-Nya, khususnya mereka yang bersih hatinya.
Baca Juga:
"Dalam konteks mahkota, tulisan ini menunjukkan bahwa seorang raja bukan hanya memegang kekuasaan duniawi, tetapi juga membawa amanah ruhani," jelas Datuk Seri Taufik dalam helat penyambutan Mahkota Siak, Rabu petang (6/8/2025), di Balai Adat, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Selain tulisan tersebut, mahkota yang dibuat dari emas dan bertabur intan serta rubi ini juga memiliki hiasan tiga bunga teratai (seroja) di bagian puncaknya. Simbol ini juga memiliki makna filosofis yang kuat dalam budaya Melayu.
Baca Juga:
"Bunga teratai melambangkan kesucian hati dan jiwa. Meski tumbuh di air berlumpur, bunganya tetap mekar dengan indah. Ini adalah simbol manusia luhur yang tidak terpengaruh oleh keburukan lingkungan," tambah Datuk Seri Taufik.
Makna-makna tersebut menjadikan Mahkota Siak bukan hanya sebagai simbol kekuasaan kerajaan, tetapi juga sebagai lambang kebijaksanaan, kesucian rohani, dan tanggung jawab spiritual seorang pemimpin.
Mahkota ini dahulu dikenakan oleh para sultan Kerajaan Siak, termasuk Sultan Syarif Kasim I yang diyakini sebagai pembuatnya. Pusaka kerajaan ini kemudian menjadi bagian dari sejarah Indonesia ketika Sultan Syarif Kasim II menyatakan dukungannya terhadap Republik Indonesia pada 1945 dan menyerahkan mahkota sebagai bagian dari simbol penyerahan kedaulatan kepada negara.
Kini, mahkota tersebut dipamerkan secara terbuka kepada masyarakat Riau dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau.
Pameran digelar pada 7–10 Agustus 2025 di Jalan Sultan Syarif Kasim II, tepat di depan Masjid Raya Annur, Pekanbaru. Masyarakat dapat menyaksikan mahkota, pin, dan pedang Sultan Siak secara gratis mulai pukul 14.00 hingga 20.00 WIB.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet PWI Biliar Sumatera Barat (Sumbar), Paul Hendri, berhasil membawa pulang Piala Wakil Ketua DPRD Pekanbaru,
Sport
kabarmelayu.com,INHIL Tim gabungan yang terdiri dari DPKP, BPBD, TNI, Polri, serta pemadam PLTU Tembilahan berjibaku memadamkan kebakaran
Peristiwa
kabarmelayu.com,SURAKARTA Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi melantik jajaran pengurus PWI Su
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KENDARI Panitia Khusus (Pansus) Rancangan UndangUndang (RUU) Daerah Kepulauan DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Provi
Parlemen
kabarmelayu.com,ROHIL Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) kelas II A Bagansiapiapi, Prima, MLmengumpulkan semua warg
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Semangat gotong royong dan kekompakan warga RT 004, RW 009, Perumnas Griya Nusantara Sidomulyo Permai, Kelurahan
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Joh
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR3604 untuk m
Peristiwa