Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
JAKARTA - Permintaan durian dari China mencapai miliaran buah per tahun. Sayangnya negara yang sukses memanfaatkan ini Thailand dan Malaysia, Indonesia masih kalah dengan kedua negara tersebut untuk menyerbu pasar durian China yang keranjingan durian.
Indonesia justru kebanjiran produl-produk dari China. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku pernah mencoba melawan serbuan produk-produk Made in China itu dengan jurus khusus.
Sayangnya, Dahlan menyesali program yang dikerjakannya selama menjabat sebagai Menteri BUMN, kini tak dilanjutkan. Padahal, Dahlan punya keinginan membanjiri Tiongkok dengan produk buah-buahan tropis asal Indonesia.
Baca Juga:
"Itulah senjata ekspor kita yang Tiongkok tidak bisa melawan. Jadi kita diserbu barang-barang konsumsi dari Tiongkok, tetapi kita harus bisa menyerbu Tiongkok dengan buah tropis," kata Dahlan dalam sebuah diskusi virtual bersama LP3ES, Senin (18/5/20).
Saat menjadi menteri BUMN, dia mengaku sudah membuka beribu-ribu perkebunan buah tropis di Jawa Barat. Namun, dia mendengar, apa yang dikerjakan itu banyak yang rusak 3 tahun kemudian.
Baca Juga:
"Bahkan saya diberitahu investor yang mengambil-alih. Saya diberitahu, Pak Dahlan saya selamatkan kebun durian ini karena saya setuju dengan ide bahwa Indonesia harus unggul dalam produksi buah tropis," bebernya
Dahlan menegaskan, seharusnya buah tropis menjadi andalan Indonesia. Pasalnya, negara-negara maju yang umumnya memiliki 4 musim, nyaris tak ada yang bisa memproduksi buah tropis.
"Dan mereka pendapatannya tinggi-tinggi, berarti konsumsi buahnya sangat tinggi. Karena orang yang pendapatannya tinggi cenderung menjaga kesehatan lebih baik dan cenderung menganggap buah adalah salah satu bagian untuk menjaga kesehatan itu," katanya.
Maka, menurut Dahlan, inilah keunggulan Indonesia. Apalagi, lanjutnya, wilayah Indonesia membentang panjang dari barat sampai ke timur seluruhnya nerada di area tropis.
"Karena itu, waktu itu saya menyampaikan bahwa kita harus membuat perkebunan durian 5.000 hektare, perkebunan pisang 5.000 hektare," tandasnya.
Sayangnya perkebunan durian itu banyak yang rusak meski sempat diselamatkan oleh investor.
Dahlan bilang bahwa Tiongkok mulai 'kecanduan' buah-buahan tropis. Dia menyebut, di Tiongkok sekarang orang mulai gila makan durian, sayangnya durian yang membanjiri Tiongkok bukan dari Indonesia.
"Tetapi memang durian yang terkenal dari Thailand dan sekarang dari Malaysia. Bermiliar-miliar durian diperlukan di sana meskipun yang berjasa menduriankan Tiongkok itu sebenarnya Thailand," tuturnya.
(CNBCINdonesia.com)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri