Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Pabrik Sepatu RI Obral Harga Ekspor, Nike cs Dijual Rp148.000

Harijal - Selasa, 18 Agustus 2020 20:05 WIB
Pabrik Sepatu RI Obral Harga Ekspor, Nike cs Dijual Rp148.000
Foto: REUTERS/Ann Wang

JAKARTA - Produsen sepatu di dalam negeri yang berbasis ekspor mulai memutar otak untuk bertahan di tengah persaingan ketat dan dampak pandemi covid-19. Order sepatu sport dari merek-merek papan atas seperti Nike, Adidas, Cs di Indonesia sudah berakhir Mei 2020 lalu.

Selanjutnya untuk mendapatkan peluang kontrak di September-Oktober, pabrikan mensiasati dengan 'memangkas' harga penawaran ke para prinsipal atau brand kenamaan. Indonesia dikenal sebagai produsen sejumlah brand sepatu kenamaan dunia seperti Adidas, Nike, Mizuno, New Balance dan lainnya.

"Mungkin, ini masih prediksi. Harga-harga sepatu untuk diekspor di bawah US$ 10," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri, kepada CNBC Indonesia, Selasa (18/8). Namun, Firman tak menjelaskan berapa harga sebelumnya, harga dari pabrik ke para prinsipal. Artinya bila dirupiahkan harga sepasang sepatu bermerek dari harga pabrik sekitar Rp 148 ribu (kurs Rp14.800/dolar AS).

Baca Juga:

Ia bilang sejumlah biaya produksi perlu disesuaikan, termasuk upah para pekerja dengan mencari lokasi yang upah tenaga kerjanya masih murah. Para produsen sepatu bakal lebih banyak beroperasi di Jawa Tengah, dari sebelumnya di Banten dan Jawa Barat.

Firman mengatakan untuk mengantisipasi soal keterampilan tenaga kerja maka caranya dengan meminimalisir dengan penyesuaian desain yang tidak terlalu sulit dikerjakan. 

Baca Juga:

"Kemungkinan desain retro yang kesulitannya nggak terlalu tinggi, itu bisa dipersiapkan oleh tenaga kerja baru," jelasnya.

Mengenai kisaran harga sepatu saat ini yang dijual ke brand seperti Adidas dan Nike bervariatif, Firman tidak menjelaskan secara rinci. Namun harga jual ritel ke end user yang sangat mahal bisa dimaklumi mengingat biaya promosi yang tidak kecil.

"Dulu kan brand-brand global sangat ekspansif dengan promosi. Bayar para atlet, kita belum bisa tau setelah pandemi seperti apa. Dulu kan harga ritel kita di Eropa, Amerika bisa sangat besar sekali," jelasnya.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru