Prabowo Hadir di Riau, Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau kecewa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
PEKANBARU - Kegiatan Riau Bergerak Tanam Padi (Bertani) 2020-2024 adalah upaya pemerintah Provinsi Riau untuk meningkatkan produksi padi di Riau minimal 50 persen pada tahun 2024 dengan target peningkatan produktivitas rata-rata 3,7 ton/hektare ke 4,4 ton/hektare.
Hal tersebut terungkap saat Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menjadi Keynote Speaker secara virtual pada webinar Sumber Daya Air (SDA) Muda Balai Wilayah Sungai Sumatera III Tahun 2021 di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (12/2/2021) malam.
"Riau bertani ini sebenarnya bergerak menanam padi, untuk peningkatan produktivitas tersebut tentunya melalui penggunaan benih unggul penakaran benih dan pengembangan varietas unggul baru (VUB)," ungkapnya.
Baca Juga:
Gubri menjelaskan, saat ini juga pemerintah provinsi terus menggesa peningkatan indeks pertanaman dari Indeks Pertanaman (IP)123 ke IP200. Yang mana saat ini masih banyak IP100 melalui pengelolaan lahan dan air.
"Maksudnya disini adalah bagaimana kita melakukan fungsional daerah irigasi atau daerah rawa, jaringan irigasi atau pintu air, JUT, tanggul, embung, long storage," terangnya.
Baca Juga:
Dalam peningkatan produksi padi juga melakukan penerapan mekanisasi melalui alat mesin pertanian dengan memberdayakan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) dan juga Brigade Alsintan.
"Selanjutnya upaya kita dalam peningkatan produksi padi adalah penguatan kelembagaan melalui klaster koporasi petani atau food estate yaitu Badan Usaha Milik Petani (BUMP) berbentuk koperasi atau PT dengan melakukan pelatihan pertanian, regenerasi petani (Petani Muda)," pungkasnya. (MCR)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan