PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi Diduga Bermain, Skema Bagi Hasil Diubah Sepihak
kabarmelayu.com,INHIL Minimnya transparansi memicu dugaan permainan gelap dalam kemitraan Koperasi Produsen Sejahtera Bersama dengan PT Os
Peristiwa
JAKARTA - Pengusaha makanan dan minuman (mamin) mengungkapkan bahwa akan terjadi kenaikan harga, khususnya untuk produk olahan makanan dan minuman. Rencana kenaikan ini merupakan imbas dari melonjaknya harga bahan baku, biaya operasional, sampai dengan biaya produksi.
Meski demikian, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman mengatakan, kenaikan harga tersebut tidak akan begitu signifikan di tingkat konsumen. Sebab, pengusaha tetap harus menyesuaikan daya beli masyarakat terhadap produk yang dijual.
"Dari sisi operasional, biaya produksi akan menjadi semakin mahal. Sementara, kita penyesuaian harga jual sangat sulit menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan baku dan lain sebagainya, karena memang kita menyesuaikan daya beli masyarakat," ujar Adhi kepada CNBC Indonesia, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga:
Ia menyampaikan bahwa meningkatnya biaya produksi, yang disumbang oleh kenaikan harga bahan baku dan operasional, tidak bisa serta merta langsung dibebankan kepada konsumen. Oleh karena itu, pihak produsen akan menekan margin dari perusahaan mamin, khususnya produk olahan.
"Jadi kenaikan (di tingkat konsumen) tidak bisa sebesar kenaikan harga bahan baku, energi, logistik, dan lain sebagainya. Ujung-ujungnya adalah perusahaan marginnya tertekan," jelas Adhi.
Baca Juga:
Biang kerok di balik semua kenaikan harga tersebut ialah menguatnya nilai dolar AS terhadap rupiah. Kondisi ini menimbulkan efek terhadap industri mamin di dalam negeri. Sebab, sampai dengan saat ini, masih banyak bahan baku dan bahan penolong dari industri mamin di dalam negeri yang masih memerlukan impor. Hal ini mempengaruhi harga pokok produksi.
Selain itu, kendala pasokan dari negara-negara lain juga sering terganggu karena adanya masalah logistik. Ditambah ada juga kendala dari komoditi yang dalam pengawasan, seperti halnya gula, garam, dan lain sebagainya.
"Banyak kendala. Sekarang ini masalah logistik juga kadang-kadang pasokan dari negara lain terganggu karena masalah logistik. Terkadang ada negara-negara yang tiba-tiba logistiknya tidak bisa dikirim. Lalu ada juga terkait dengan komoditi yang dalam pengawasan. Nah ini yang perlu waktu, pemerintah perlu membahas untuk bisa diberikan izin impornya," kata Adhi.
Adapun penyebab dari terkendalanya pasokan, menurut Adhi, pertama, karena tekanan pandemi. Kedua, geopolitik yang berubah cepat. Ketiga, perang yang tidak bisa diprediksi kapan berakhirnya. Keempat, perubahan cuaca yang sering menyebabkan gagal panen.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjut dia, industri itu sekarang harus memperbesar inventory, untuk menjaga kesinambungan produksi, supaya bisa tetap produksi di tengah kesulitan logistik, pasokan, dan lain sebagainya.
Optimis Tumbuh 5%
Terlepas dari kekhawatiran itu semua, bos pengusaha mamin itu tetap optimis industri mamin RI di tahun 2023 akan terus tumbuh, minimal dari pertumbuhan itu berada di level 5%.
"2023 kalau dari sisi penjualan, baik lokal maupun ekspor saya optimis meningkat. Saya pikir minimal 5% masih bisa tumbuh untuk industri," pungkasnya.
(sumber: CNBCIndonesia.com)
kabarmelayu.com,INHIL Minimnya transparansi memicu dugaan permainan gelap dalam kemitraan Koperasi Produsen Sejahtera Bersama dengan PT Os
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Terkait anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tidak cukup diselesaikan hanya dengan intervens
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Dr. Syahrul Aidi Maazat, meminta pemerintah segera melakukan int
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, S.E., M.T., menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijria
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mewaspadai sebaran asap yang bergerak dari wilayah sela
Lingkungan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Penyuluhan TOGA, PHBS dan Gizi Bersama PKK Desa Senama Nenek
Article
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hingga malam tadi, Sabtu (22/8/2026), pulau Sumatera terpantau terdapat 1589 titik panas (hotspot). Angka ini ja
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kegiatan LTII Kwartir Ranting Binawidya resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru y
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melarang penerbangan drone di sekitar area pemadaman ke
Lingkungan