Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Irigasi Kendala Utama Bidang Pertanian

Harijal - Rabu, 26 Juli 2017 23:26 WIB
Irigasi Kendala Utama Bidang Pertanian
sy/rec
Bupati Kampar, H Azis Zainal saat sesi tanya jawab dengan petani di acara pencanangan pengolahan tanah dengan mekanisasi pertanian di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar, Rabu (26/7/2017).

KAMPAR, kabarmelayu.com - Irigasi merupakan kendala utama bidang pertanian di Kampar. Saluran irigasi yang dibangun lebih rendah dari areal persawahan. Sehingga menyulitkan sepani mendapatkan sumber air.

Saat ini pola pertanian yang kami lakukan masih sistem tadah hujan. Artinya bergantung pada musin hujan, kata Ketua kelompok tani Ihsan Desa Pulau Tinggi, Sanar saat acara sesi tanya jawab dengan Bupati Kampar pada acara pencanangan pengolahan tanah dengan mekanisasi pertanian di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar, Rabu (26/7/2017).

Kami, sangat menginginkan adanya pola pertanian IP 200 yang diprogramkan itu di tempat kami, namun persoalan sumber air menjadi kendala.

Baca Juga:

Untuk itu, kami berharap pihak pemerintah melalui Dinas Pertanian Kampar membantu kami dalam hal pengadaan pipanisasi. Diperkirakan bentangan pipa ke sumber air sekitar 2 kilometer.

"Jika tidak ada pengadaan pipanisasi, bagaimana bisa kami menerapkan IP 200, dimana sawah kami membutuhkan air," Ujarnya.

Baca Juga:

Hal senada juga disampaikan oleh ketua kelompok tani Pulau Taromdam Kampar. "Sawah kami sangat membutuhkan air, tanpa air bagaimana padi bisa hidup, jadi tolong bantu kami mencarikan solusi guna mendapatkan air," Ujarnya.

Dikatakan, saluran irigasi yang membentang diareal persawahan tidak bisa dimanfaatkan, karena lebih rendah dari areal persawahan. Untuk itu kami juga minta dibantu pipanisasi untuk areal persawahan kami.

Sementara itu, Bupati Kampar,  H Azis Zainal mengatakan akan mencarikan solusi terbaik atas keluhan petani.

"Insya Allah, kita akan carikan jalan keluarnya," ujar Azis. (sy/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru