Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Rapat Luar Biasa KUD Tani Sejahtera Berujung Penggantian Pengurus

Harijal - Jumat, 15 Desember 2017 16:21 WIB
Rapat Luar Biasa KUD Tani Sejahtera Berujung Penggantian Pengurus
ys/rec

BONO TAPUNG, kabarmelayu.com - Ratusan warga dan anggota berbondong-bondong ke Kantor Desa Bono Tapung Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tepatnya di Balai Desa, Rabu (13/12) dua hari lalu, acara digelar pagi hingga acara itu berahir sampai 18.00 wib. Sebenarnya, Rapat Luar Biasa (RALB) itu dilaksanakan bukan untuk mengadakan pergantian pengurus.

Dilaksanakanya RALB itu, sebelumnya puluhan warga mendesak pengurus untuk mengadakan RALB sesegera mungkin. Sebab dalam perjalanan pengurus dari awal masyarakat dan sebagian nggota diduga tidak mendapatkan tranpransi dari ketua KUD Tani Sejahtera, H. Eko Subroto.

Pada awal acara, warga sudah mewanti-wanti jika Ketua tidak juga menjelaskan apa saja yang disangkakan warga ke dirinya. Hingga di acara itu, mereka beramai-ramai bersorak menyuarakan pendapat dihadapan pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Sejahtera yang di dengar langsung H. Eko Subroto.

Baca Juga:

Kemudian, warga yang kesal dan tak puas dengan jawaban pengurus terkait 220 Ton TBS kemana rimbanya. Dasar itu pula mereka mendesak pengurus melakukan pergantian ketua. Dengan akhirnya M. Nurhasan terpilih sebagai Ketua KUD Tani Sejahtera di Desa Bono Tapung Kecamatan Tandun (Rohul).

Warga memberikan hak suara itu (voting,red), pada pemilihan lanjutan acara itu, Pengurus KUD Tani Sejahtera, Rabu (13/12). M. Nurhasan berhasil mengantongi sebanyak 172 suara, sementara rivalnya H. Eko Subroto hanya memperoleh sebanyak 21 suara.

Baca Juga:

Kepemimpinan M. Nurhasan selama tiga tahun kedepan, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani setempat yang tergabung dalam kelompok tani itu. Dimana KUD Tani Sejahtera sendiri merupakan mitra kerja PTPN V Sei-Tapung dalam menggarap lahan plasma sawit seluas 856 hektar.

Dalam uraian visi dan misinya, M. Nurhasan bertekad meningkatkan penghasilan ratusan petani yang bergantung pada KUD Tani Sejahtera. Namun upaya tersebut tentunya harus tetap riil, dengan berkacamata dengan aset yang dimiliki KUD Tani Sejahtera.

“Saya tidak mau hanya sekedar mengiming-imingi sebuah harapan kepada petani, tapi pada kenyataannya tidak pernah terlealisasi, tapi kita upayakan menambah penghasilan petani  dengan mengoptimalkan keberadaan lahan plasma seluas 856 hektar yang sudah ditanami sawit tadi," ucap M. Nurhasan.

Sementara itu, ketua sebelumnya H. Eko Subroto ketika dikonfirmasi mengapa hingga Rapat Luar Biasa (RALB) itu berujung pada penggantian dirinya. Ia mengatakan bahwasanya itu sudah menjadi keputusan warga. Ditanya soal mosi tak percaya warga terhadap dirinya, dia menganggap itu adalah hak mereka sebagai anggota.

"Saya tidak merasa ada yang salah dengan tuduhan dan apa saja yang disampaikan anggota di forum itu, karna itukan hak mereka. Terlepas mereka percaya atau tidaknya selama ini KUD Tani Sejahtera yang saya pimpin tentu saja saya tidak bisa berbuat apa-apa, namun ini kan sudah berakhir dengan penggantian pengurus ya, saya no koment lah. Untuk lanjutan informasinya silahkan kepengurus baru," ujar Eko Subroto. (ys)

SHARE:
beritaTerkait
PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi Diduga Bermain, Skema Bagi Hasil Diubah Sepihak
Persoalan Kelapa Inhil Bukan Sekadar Hilirisasi dan Ekspor
Nilai Kelapa Inhil Anjlok, Pemerintah Diminta Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Bupati Inhil Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Kediaman
Riau Waspadai Asap Kiriman dari Jambi, Lampung dan Sumsel
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Penyuluhan TOGA, PHBS dan Gizi Bersama PKK Desa Senama Nenek
komentar
beritaTerbaru