Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Pedagang Beras Pertanyakan Surplus Versi Mentan

Harijal - Kamis, 11 Januari 2018 19:12 WIB
Pedagang Beras Pertanyakan Surplus Versi Mentan
Ilustrasi Beras (Foto: ANT)

JAKARTA - Pedagang pasar mengungkapkan bahwa pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang terus berkurang. Hal ini yang membuat harga beras di Pasar Induk sudah di atas Rp11.000 atau melampaui penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp9.450 per kilogram (kg).

Ketua Umum Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang Zulkifly Rasyid mengatakan, semua masyarakat sudah mendengar bukan hanya di pasar induk saja, tapi di semua daerah harga beras kelas medium mencapai Rp11.500 per kg.

"Jadi sekarang kita mau berpengang mana yang katanya Mentan surplus mana. Datanya mana, kalau datanya benar kan barang ada. Kalau data enggak benar kan gitu," ujarnya kepada Okezone.

Baca Juga:

Menurut dia, jika memang surplus seperti yang disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, tidak mungkin pasokan ke Pasar Induk Beras Cipinang berkurang. Malahan, banyak daerah berhenti mengirimkan panennya.

"Jangan ditanya berkurang lagi, boleh dikatakan dari daerah mana yang mau masuk sekarang. Kan enggak ada yang panen, kalau pun ada panen itu panen gadu, ada beberapa daerah panen gadu tapi kan enggak bisa penuhi secara Nasional," ujarnya.

Baca Juga:

Dia mengatakan, kenaikan harga terjadi sudah pasti karena pasokan beras ke pasar induk berkurang. Hal ini dikarenakan permintaan beras kelas medium terus meningkat.


(mrt/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru