Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Walaupun Pemerintah Kabupaten Bengkalis adalah pemegang saham kedua terbesar di Bank Riau Kepri tetap berniat menambah penyertaan modal di Bank Riau Kepri setelah melihat perkembangan bisnis dan kinerja Bank Riau Kepri dalam tiga tahun tekahir ini.
Berturut-turut dalam dua hari terakhir ini anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan kunjungan kerja ke Bank Riau Kepri. Setelah sehari sebelumnya Komisi II DPRD Kabupaten Anambas kali ini pada Selasa (27/3/18) Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis yang pemerintah kabupatennya merupakan pemegang saham kedua terbesar secara nominal saham melakukan hal yang sama kepada Bank berlogo tiga layar terkembang ini.
Dalam pertemuan ini Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis Indrawan beserta anggota Komisi C Andrean Prama dan Febrizia Luwu sangat mendukung dan berinisiasi untuk penambahan modal yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Lebih lanjut Indrawan menyampaikan ia akan segera mengusulkan Ranperda penambahan modal Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan rencana plafond sebesar Rp 300 miliar. Menurutnya menambah penyertaan modal di Bank Riau Kepri sangat menjanjikan dan menguntungkan dimana ROE nya sekitar 20%.
Baca Juga:
Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan ini diantaranya Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis mengharapkan realisasi non tunai pembayaran pajak hotel dan restoran telah diterapkan di Kota Batam dan PBB Online telah dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Batam, Kabupaten Lingga dan Bintan.
Selanjutnya dalam pertemuan itu Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis mengusulkan dibukanya jaringan kantor atau ATM di Bantan, Rupat Utara, Siak Kecil dan Talang Mandau.
Baca Juga:
Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis juga mengapresiasi kinerja Bank Riau Kepri tahun 2017 dimana tingkat pertumbuhan ekonomi sumatera 4,30% lebih rendah dibandingkan dengan tumbuhnya ekonomi Indonesia sebesar 5.07% dan ditambah lagi pada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau pada tahun 2017 hanya sebesar 2.71% dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri 2.01% maka dengan hasil kerja keras seluruh insan Bank Riau Kepri diperoleh laba bersih sebesar Rp 454.395 miliar pada tahun buku 2017 dan angka tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 452.9 miliar.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis Indrawan ketika melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Bank Riau Kepri. Hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkalis Faisal Gustari bersama bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Bengkalis Alfiandri. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bengkalis ini diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari, beserta Direktur Operasional Denny Mulya Akbar di Ruang Rapat Direksi lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri.
Turut hadir pada acara ini dari Bank Riau Kepri yaitu Pindiv Projas Wahyudi Gustiawan, Pindiv Umum Andi Mulya, Pindiv Hukum Irianto, SH, Pindesk Corsec Winovri beserta staff dan Pemimpin Cabang Bengkalis Imran.(hms/brk)
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, baik kategor
Pemerintahan
Syukuran Hari Bhayangkara ke80, Sekda Siak Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHIL Even Bakar Tongkang kembali sukses digelar, Rabu (1/7/2026). Ribuan turis domestik hingga mancanegara berkumpul di k
Wisata
kabarmelayu.com,PEKANBARU Peringatan Hari Bhayangkara ke80 yang jatuh pada Rabu (01/07/2026) menjadi momentum untuk memperkuat profesiona
Hukrim
kabarmelayu.com, JAKARTA Anggota Fraksi PKS DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA ditunjuk sebagai anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan. P
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekdakab Zulkarnain serta seorang pihak swasta, saat ini telah berstatus ter
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus suap jabatan di lingku
Hukrim
Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
TNI/Polri
Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Hukrim