Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

7 Negara Ini Kena Risiko Krisis Mata Uang, RI Masuk?

Harijal - Senin, 10 September 2018 19:37 WIB
7 Negara Ini Kena Risiko Krisis Mata Uang, RI Masuk?
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Money Changer

HONGKONG - Tujuh negara berkembang berisiko mengalami krisis nilai tukar, menurut analisis terbaru Nomura Holdings Inc. Ketujuh negara tersebut adalah Sri Lanka, Afrika Selatan, Argentina, Pakistan, Mesir, Turki, dan Ukraina.

Dengan lima di antara tujuh negara itu telah jatuh ke dalam krisis mata uang atau program penyelamatan oleh Dana Moneter Internasional (IMF), Afrika Selatan dan Pakistan kini menjadi pusat perhatian.

Di saat yang sama, delapan negara berkembang dengan risiko krisis terendah adalah Brasil, Bulgaria, Indonesia, Kazakhstan, Peru, Filipina, Rusia, dan Thailand, menurut para analis Nomura, termasuk kepala ekonomi emerging market di Singapura Robert Subbaraman, dilansir dari The Star hari Senin (10/9/2018).

Baca Juga:

"Ini adalah hasil yang penting," tulis para analis dalam catatan risetnya.

"Saat investor lebih berfokus pada risiko EM (emerging market), penting untuk tidak melihat EM sebagai satu kesatuan kelompok yang homogen; Damocles menggarisbawahi satu daftar panjang negara-negara dengan risiko krisis yang sangat rendah," tambahnya.

Baca Juga:

Riset Nomura itu didasarkan pada model peringatan dini yang bernama Damocles. Damocles dibangun untuk mengidentifikasi krisis mata uang di 30 negara berkembang dengan mempelajari beberapa faktor, termasuk cadangan devisa, tingkat utang, suku bunga, dan impor.

Model ini telah memprediksikan dua per tiga dari krisis mata uang di 54 negara berkembang sejak 1996 sekitar 12 bulan sebelum krisis terjadi, menurut para analis tersebut.


(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru