Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Ternyata Utang Indonesia Habis Buat Bayar Bunga, Bukan Bangun Infrastruktur

Harijal - Senin, 17 September 2018 22:50 WIB
Ternyata Utang Indonesia Habis Buat Bayar Bunga, Bukan Bangun Infrastruktur
(Doc.Net)
Faisal Basri

SURABAYA - Ekonom Faisal Basri berbicara soal utang Indonesia yang terus mengalami kenaikan. Faisal menyebut, utang Indonesia ternyata tidak hanya digunakan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara besar-besaran di era Presiden Joko Widodo.

“Ada untuk belanja infrastruktur, tapi tidak yang paling besar. Jadi tidak benar jika utang digunakan seluruhnya untuk infrastruktur,” katanya saat menghadiri seminar dan launching tagar 2019PilpresCeria di Surabaya, Senin, (17/09/2018).

Faisal juga mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bahwa Indonesia harus berutang. Pasalnya jika tidak utang, maka pembangunan infrastruktur tidak akan jalan.

Baca Juga:

“Pernyataan ini tak tepat karena sesuai dengan datanya, utang Indonesia paling banyak digunakan untuk hal lain,” sebut Faisal.

Menurut Faisal, utang Indonesia paling banyak digunakan untuk membayar bunga dari utang yang lalu. Data kenaikan untuk utang yang digunakan membayar bunga hutang pun naik 6% yakni dari 11,1% menjadi 17,1%.

Baca Juga:

“Karena utang sudah dipakai untuk kita bayar utang lagi,” ungkapnya.

Sementara dari data yang ada, prosentase utang yang digunakan untuk belanja infrastruktur justru hanya mengalami kenaikan sebesar 1%, naik dari 12,2% menjadi 13,2%.

Untuk itu, Faisal mengajak seluruh masyarakat agar menyikapi dengan kritis terkait pernyataan sejumlahh tokoh. Dia mengimbau masyarakat tak langsung percaya namun memeriksa terlebih dahulu datanya.

“Ayo kita sikapi dengan kritis kembali ke data. Jangan percaya apa kata orang dan kembali ke data-data, ini harus hati-hati. Karena sekarang banyak dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu,” pesan Faisal.

(jarrak.id)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru